JAMBERITA.COM- Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi menerima 12 Rekomendasi Akademik dari para akademisi Aceh saat mendampingi Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghadiri Kenduri Kebangsaan, di Bireuen, Provinsi Aceh, Sabtu (22/2).
“Pada hari ini saya mendampingi Presiden Joko Widodo membuka Kenduri Kebangsaan yang digelar masyarakat Aceh di Biereun. Di acara ini saya menerima rekomendasi akademis dari tiga pimpinan lembaga yang diserahkan langsung di depan Pak Presiden,” ujar Menag, Sabtu (22/2).
Disaksikan oleh Presiden Jokowi, Rektor UIN Ar-Raniry Warul Walidin, Rektor Unsyiah Samsul Rizal, dan Direktur Eksekutif Yayasan Sukma Bangsa Ahmad Baidhawi menyerahkan hasil kajian tersebut kepada Menag.
Rekomendasi tersebut, di antaranya menyangkut dengan pendidikan, pengembangan inovasi pertanian dan kelautan. “Ada juga rekomendasi tentang percepatan pembangunan, ekonomi, sejarah, pendidikan pariwisata, dana BOS, serta kurikulum dayah,” imbuh Menag.
Naskah akademik tersebut menurut Menag disusun oleh akademisi dari UIN Ar Raniry, Unsyah, Universitas Almuslim, Himpunan Ulama Dayah Aceh (Huda) serta Yayasan Sukma bekerja sama dengan Forum Bersama (Forbes) anggota DPR dan DPD RI asal Aceh dan Pemerintah Aceh.
Sementara itu, kegiatan Kenduri Kebangsaan yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo, dilaksanakan untuk merajut rasa kebangsaan dan kecintaan terhadap NKRI.
Berikut 12 poin rekomendasi akademik yang disampaikan akademisi Aceh:
Tinjau Tol Pekanbaru-Dumai Seksi 1, Presiden Jokowi: Insyaallah Akhir April Selesai
Stafsus Presiden Dini: RUU Cipta Kerja Berikan Kemudahan Berusaha Semua Investor
Mendagri Dampingi Presiden Tinjau Pembangunan Tol Pertama di Aceh
Tiba di Bandara Sultan Iskandar Muda, Mendagri Langsung Gelar Pertemuan Dengan Forkopimda



