JAMBERITA.COM - Pada UNBK 2020 terdata ada 118.007 siswa dan 1.919 sekolah di seluruh Provinsi Jambi yang akan mengikuti UNBK.
Dengan rincian 62.090 siswa SMP/MTS/Paket B, 55.829 siswa SMA/MA/SMK/Paket C serta 88 siswa SMPLB dan SMALB.
Menjelang UNBK ada beberapa sekolah yang terdata bermasalah. Masalahnya seperti kesalahan data dan nama siswa yang nanti tentu akan berpengaruh saat ujian nasional.
Dijelaskan oleh Ketua Kegiatan UNBK Adi Triyono bahwa ujian akan dibagi menjadi dua. Yaitu Ujian Nasional dan Ujian Sekolah. Dan tahun ini BNSP hanya fokus di Ujian Nasional saja.
"BNSP tahun ini hanya akan fokus di UN, jadi pos UN mereka buat, pos US tidak lagi mereka buat", ujarnya.
Terkait pengadaan Komputer untuk UNBK sendiri, Adi mengatakan bahwa masih banyak sekolah yang belum memenuhi jumlah yang seharusnya. Tapi hal ini tidak akan mempengaruhi UNBK.
Namun sekolah yang sudah terdata dan kekurangan komputer akan tetap akan melaksanakan UNBK. Solusinya dengan beegabung dengan sekolah lain.
"Ada di suatu daerah yang SMA nya tidak mempunyai komputer SMP nya ada. Karena jadwal UN SMP dan SMA berbeda. Ada yang SMP numpang SMA ada yang SMA numpang SMP. Ada juga yang bergabung jadi SMA sama SMA. Nanti Tinggal diatur shiftnya karena sehari kan ada tiga shift", ujarnya. (sap)
Ekonomi Jambi Tumbuh 4,33 Persen Triwulan I 2026, Angka Pengangguran dan Ketimpangan Gender Menurun
Bupati Anwar Sadat Sambut dan Apresiasi Kunjungan Menkes RI ke RSUD KH Daud Arif Kuala Tungkal
Dorong Daya Saing Daerah, Abun Yani Sampaikan Ranperda Inisiatif Fasilitasi HKI Jambi
Sapuan Ansori Desak Pemkab Batanghari Segera Lakukan Pilkades
Dihadiri Ihsan Yunus, Yayasan Wahana Mitra Mandiri Serahkan Bantuan Sembako Pemerintah Pusat


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


