JAMBERITA.COM- Komisi III DPRD Provinsi Jambi akhirnya mendatangi proyek jembatan Kompol Sugeng di Kabupaten Tanjung Jabung Barat (Tanjabbar).
Ini setelah disebut pembangunannya mutunya rendah yang mengakibatkan nyaris patah, Rabu (29/1/2020).
Proyek tersebut menggunakan APBD Pemprov Jambi 2019 dengan anggaran sebesar Rp16 miliar, dikerjakan oleh PT. Wijaya Kusuma Mandiri dan Konsultan Pengawas PT Multi Struktur Aroya, berada di Kecamatan Bram Itam Kabupaten Tanjabbar.
Tidak segan-segan mereka Komisi III yang juga didampingi 3 orang Wakil Ketua DPRD Provinsi Jambi akan langsung mengecek bangunan jembatan tersebut dengan membawa alat uji beton untuk memastikan mutu jalan.
Ketua Komisi III Ahmad Fauzi Ansori mengatakan pihaknya hadir sebagai mitra kerja terhadap pembangunan infrastruktur jalan bersama Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) pengguna anggaran.
"Kita sama-sama ke lokasi supaya kita buka terang benderang apakah kualitas pekerjaan agar masyarakat juga bisa mengetahui secara pasti bukan katanya gitu," ujarnya setelah menyambangi rumah dinas Bupati Tanjabbar Safrial, Rabu (29/1/2020).
Menurut mantan Kepala Bappeda itu, sekarang jembatan sugeng itu sudah berfungsi lalu kemudian ada retak sedikit di opritya bukan bangunan struktur utama.
"Tapi kita akan ke lapangan apakah kondisi itu kondisi yang sesungguhnya," jelasnya.
Sebelumnya mereka dari Rumah Dinas Bupati Tanjabbar, menuju ke pelabuhan Roro dan meninjau kawasan Mangrove.(afm)
SKK Migas Sumbagsel Sebut Media Field Trip 2026 Sebagai Investasi Strategis Edukasi Publik
Gubernur Al Haris Jadi Responden SE2026, Ajak Masyarakat Jambi Berikan Data Akurat
Sulap Lahan Sempit Jadi Cuan, Bioflok Pertamina EP Jambi Sukses Dongkrak Ekonomi Warga
Petinggi Dewan Provinsi Jambi Datangi Rumah Dinas Bupati Tanjabbar, Ini Tujuannya
Setelah Perkemahan Wirakarya Nasional 2020, Ditargetkan Ada Desa Pramuka di Batanghari
Jambi Tuan Rumah Perkemahan Wirakarya Nasional 2020, Ini Persiapannya
Danrem 042/Gapu Hadiri Pemusnahan Barang Milik Negara Hasil Penindakan Kepabeanan dan Cukai

