JAMBERITA.COM- Batanghari merupakan potret keberagaman di Provinsi Jambi.
Semua suku dan agama bisa hidup damai berdampingan dalam satu persamaan yang harmonis.
Penilaian ini disampaikan Hj. Yunninta Asmara, SH menyikapi perayaan Hari Raya Raya Imlek bagi saudara kita dari etnis Tionghoa (25/1/2019) kemarin.
"Kita ucapkan selamat hari Imlek bagi saudara kita yang merayakan, ungkap istri Bupati Batanghari Syahirsah tersebut.
Menurut Yunninta yang namanya toleransi itu sebetulnya adalah sebuah proses, bukan seperti barang mati dan bukan sebuah harga jadi.
Menurutnya toleransi harus dijaga dan dibina karena warga Batanghari ternyata sudah memiliki filosofi yang bagus. Selama ini Batanghari dikenal dari segi multietnis.
"Sehingga kita mencoba membawa persatuan menjadi aura keseharian masyarakat Batanghari., katanya.
Toleransi dan keberagaman di Batanghari yang diabadikan dalam sejarah kita generasi ke generasi, yang menginspirasi masyarakat terutama generasi penerus sebagai media pembelajaran, tandasnya.(*/sm)
Bupati Fadhil Arief Ajak Warga Taat Pajak Kendaraan dan Urus Mutasi ke Nopol Batang Hari
Perkuat Literasi dan Numerasi Nasional, Bupati Fadhil Arief Jadi Narasumber di Jakarta
Perkuat Sinergi, Bupati Fadhil Arief Hadiri Rapat Kesiapsiagaan Karhutla
Kunjungi Pemayung, Fasha Bagikan Kiat Bangun Kemajuan Desa di Jambi
Dua Jam Bawaslu Minta Penjelasan, Muklis Duluan, Amin Nyusul
AHY Berikan Motivasi Kepada Pengurus Demokrat Jambi Dalam Progres Pilkada Serentak 2020


Komisaris Utama PT PAL Bengawan Kamto Kembali Ditahan di Rutan Jambi


