JAMBERITA.COM, MUARA SABAK - Memasuki tahun 2020 ini, potensi kebakaran hutan dan lahan tidak menutup peluang bisa kembali terjadi di Kabupaten Tanjung Jabung Timur (Tanjabtim). Atas dasar itu, aparat keamanan memberikan atensi khusus untuk pencegahan karhutla di Kabupaten Tanjabtim.
Tahun 2019 Tanjabtim ditimpa musibah kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan kabut asap dan kerugian material, ribuan hektar hutan dan lahan terbakar di Kabupaten Tanjabtim selama tahun 2019. Akibat musibah karhutla tersebut, aparat Kepolisian turut menetapkan tersangka mulai dari pemilik lahan sampai pekerja bahkan menjerat PT Desa Sawit Sari Perkasa DSSP salah satu korporasi perusahaan perkebunan kelapa sawit yang berkedudukan di kecamatan Dendang, Kabupaten Tanjabtim.
Kapolres Tanjabtim AKBP Deden Nurhidayatullah mengatakan, pencegahan karhutla menjadi efisien dan menjadi proyeksi kerja di tahun 2020 ini, pihak keamanan akan menyiapkan langkah - langkah agar kejadian karhutla tidak terulang di tahun ini.
"Agar peristiwa karhutla seperti tahun 2019 tidak terulang lagi di tahun 2020 ini, aparat keamanan menyatakan bahwa karhutla sebagai atensi khusus di tahun 2020," ujar Kapolres Tanjabtim AKBP Deden Nurhidayatullah.
Selain itu Kapolres mengatakan, agenda di tahun ini akan fokus terhadap Pilkada, sebab tahun 2020 sudah masuk dalam tahun politik yang menjadi agenda besar.
"Agenda politik pemilihan Gubernur dan pemilihan Bupati menjadi catatan dan menjadi agenda di tahun 2020, dua agenda di atas menjadi perhatian dan harus di utamakan," pungkas Kapolres. (ipn)
Duka Teluk Nilau adalah Duka Kita: Pesan Haru Waka III DPRD Jambi FZ Saat Sambangi Korban Kebakaran
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasikan Rancangan Perbup Tentang Perjalanan Dinas Tanjabtim
Kanwil Kemenkum Jambi Harmonisasikan Raperbup Sewa Kendaraan Dinas Tanjabbar
Antisipasi, Polsek Mendahara Minta Warga Waspadai Cuaca Ekstrim di Musim Penghujan
Bupati Merangin Pimpin Upacara Hari Amal Bakti ke-74 Kemenag
Kanwil Kemenkum Jambi Percepat Pendaftaran IG Batik Seberang Kota Jambi
