Yunninta Diprediksi Bisa Menangkan Pilkada Batanghari, Pengamat Ini Paparkan Alasannya



Rabu, 18 Desember 2019 - 08:23:28 WIB



JAMBERITA.COM-  Hj. Yunninta Asmara, SH disebut-sebut memiliki peluang cukup besar dalam Pilkada Batanghari 2020. Hal ini dibenarkan oleh pengamat politik Nazri Al Hamdi di Jakarta (14/1/2019). 

Pengamat politik dari salah satu universitas negeri di Jakarta tersebut menyatakan, secara umum teori  klan dalam politik masih dominan dan ada pengaruh secara politik dari hubungan antara anak dan orang tua, antara saudara ataupun suami dan istri dari para politisi di Indonesia bahkan dunia.

"Klan politik atau dinasti politik itu sesuatu yang lumrah, bukan saja di Indonesia tapi dunia, di Amerika saja kita melihat ada keluarga Kennedy atau Bush Family yang sukses secara politik, di Indonesia juga terjadi, karena ini memang realitas dari demokrasi langsung,” ungkapnya.

"Soal dinasti, faktanya memang secara politik riil, nama orang tua atau saudara bisa menjadi daya tarik bagi pemilih. Bahkan bisa menjadi faktor penentu kemenangan, baik dalam pilkada maupun pileg tingkat nasional dan daerah. Banyak sekali tokoh nasional dan daerah yang anaknya atau saudaranya terpilih sebagai kepala daerah atau anggota DPR/DPRD,” ungkapnya.

Dalam konteks pilkada Batanghari di provinsi Jambi pengamat politik lulusan Australia ini menilai nama Yunninta Asmara memiliki peluang besar untuk memenangkan pilkada 2020 nanti, alasannya banyak faktor, disamping klan Politik dari sang suami Syahirsah yang notebene Bupati Petahana, namun juga di topang faktor lain yang ia kelola lepas dari pengaruh sang suami.

"Yunninta istri pak Syahirsah itu fakta, namun banyak faktor yang menentukan sukses atau tidaknya dia, disini nilai lebihnya, beliau punya banyak kelebihan secara politik. Saling sinkron dan saling menguatkan. Ada faktor rekam jejak calon, dukungan arus bawah, jejaring tim pendukung, soliditas struktur, program yang mengena, momentum yang tepat, dukungan logistik, strategi pengamanan suara, dan lain-lain, ini semua ada dengan Yunninta untuk tampil sebagai pemenang, ujarnya.

Karena pada hakekatnya pilkada itu bukan pemberian jabatan, tapi sebuah kompetisi, dan bicara kompetisi banyak faktor yang menentukan, dari semua faktor ini saya lihat Yunninta punya peluang besar untuk menang, terlepas ada kelompok suka atau tidak, tapi inilah politik, yang tak suka ada, tapi yang suka juga banyak, tinggal di manage untuk mengarah ke kuadran mana, dominan yang suka artinya menang, sedikit yang suka artinya kalah, tapi perhitungan saya ibu Yunninta akan menang.(*/sm)





Artikel Rekomendasi