Sambil Lesehan, Yunninta Diskusi Kewirausahaan Berikan Motivasi ke Kaum Milenial



Rabu, 23 Oktober 2019 - 08:32:19 WIB



JAMBERITA.COM-  Ketua TP PKK Batanghari Hj. Yunninta Asmara, SH ternyata fasih membicarakan kewirausahaan di generasi muda atau Milenial (21/10/2019) di Muara Bulian kemarin. 

Istri dari Bupati Syahirsah tersebut hadir pada acara diskusi informal bertajuk “Milenial Batanghari Menghadapi Industri 4.0”. Acar aini dihadiri oleh para pelaku UKM, pelajar, dan mahasiswa.

Yunninta hadir tak sendiri hadir pada acara hari ini. Tampak juga hadir pentolan - pentolan milenial Batanghari seperti Heri Candra,Ahmad Rayhan dan lain sebagainya.

"Milenial ini bukan saja potensial pelaku (usaha), tetapi juga harus calon pemimpin kita di masa depan. Kita doakan bersama, insyaallah kita doakan generasi muda Batanghari selalu diberikan kesehatan dan kekuatan, dan Allah berikan yang terbaik untuk beliau, ujar Yunninta. "

Menurut Wakil Ketua DPRD Batanghari itj jika ingin ekonomi kuat, maka UMKM perlu diperhatikan dan diperkuat. Pasalnya, UMKM adalah aset bagi bangsa yang besar.

"Mari kita bersama-sama berkerja dan meningkatkan diri kita dengan berbagai cara yang baik. Inilah saatnya Milenial Batanghari bergerak maju, ungkapnya. '

Yunninta sendiri yang merupakan calon kuat Bupati Batanghari itu mengatakan milenial akan semangkin memainkan peranan penting dalam kemajuan daerah, seperti apa Batanghari ke depan sangat tergantung dari usaha generasi muda haru ini, termasuk dalam menggerakkan perekonomian Batanghari. "

"Kegiatan apapun harus ada anak mudanya, di Batanghari UMKM membutuhkan pelaksana yang kuat. Maka UMKM harus cerdas, harus hebat, harus kuat, pintar, kreatif. Kalai tidak kita hanya menjadi orang yang rencana-rencana terus, tidak pernah melangkah, ini tantangan bagi milenial Batanghari," jelasnya. 

Bahkan wanita yang sudah tiga periode di DPRD tersebut mengatakan meski sudah ada kemajuan pelaku UMKM di Batanghari selama dua tahun terakhir. Namun, satu kelemahannya adalah cepat berpuas diri, dan musiman, sehingga konsistensi kewirausahaan anak muda menjadi tantangan tersendiri bagi milenial.

"Kalau tidak kita mengembangkan usaha kita, berarti kita hanya memikirkan diri sendiri. Padahal kalau dikembangkan, tidak saja membantu pembeli, tetapi juga membantu orang yang bekerja di tempat usahanya. Banggalah usaha kalau sudah maju, tenaga kerjanya berkembang, dan potensi ini ada pada Generasi muda,” tandasnya.(*/adv)












loading...