JAMBERITA.COM - Anggota DPR RI dari Fraksi Demokrat Zulfikar Ahmad (ZA) mendadak masuk dalam bursa calon gubernur.
Ini setelah Mantan Bupati Bungo ini mengambil formulir di Berkarya.
Yang jadi pertanyaan kenapa ZA tidak mendaftar di partainya yang sudah membuka penjaringan?
ZA mengatakan telah mengambil formulir penjaringan kandidat calon gubernur di Partai Berkarya.
Ia mengakui dirinya mendaftar di partai lain karena dirinya tidak dimintai uang dulu. Namun di partai berlambang mercy itu dirinya diminta bayar terlebih dahulu. "Orang tu bayar dulu, jadi yang tadtar bukan sayo, orang lain yang daftar jadi dio minta duit dulu," ungkapnya.
Menurut ZA dirinya disuruh oleh Ibas Yudoyono, selaku Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI. "Ibas nyuruh maju, tapi saya pikir dulu, bisa aja (daftar di DPP). Tapi saya lihat dulu, karena tidak segampang itu nak daftar," katanya dia.
Meski belum menyatakan keseriusan ingin ikut bertarung di Pilgub, namun ZA ini mengatakan dirinya akan melihat dulu. "Kalau memang betul mau mendukung saya, tidak ada persyaratan untuk sayo, tidak ada minta-minta duit, karena saya nak jadi gubernur bukan nak nyari sen (duit), saya ingin membangun Jambi," tegasnya.
ZA juga menanggapi pernyataan Ketua DPP Demokrat Provinsi Jambi, Burhanudin Mahir yang menyebut partai realistis saja, karena mereka tak punya kader mumpuni untuk diusung menjadi Calon Gubernur (Cagub). "Saya tidak pernah mengatakan orang, suruh masyarakat yang menilai," tandasnya.
Sementara itu terkait dengan biaya pendaftaran, Cik Bur mengaku jika kandidat dikena biaya administrasi, untuk kegunaan kepanitiaan. "Ini dikenakan. Ya, untuk biaya-biaya beginilah," kata Cik Bur.(*/sm)
Raih 1.092.823 Suara, Pleno KPU Provinsi Jambi Tetapkan Haris - Sani Pemenang Pilgub
Ucapkan Terimakasih ke Pendukung, Tim Koalisi Parpol Romi-Sudirman: Kita Tunggu Hasil KPU
Tanggapi Hasil Pemungutan Suara, Romi Optimis Tunggu Hasil Keputusan Resmi KPU
Resmi Pinang PKS, Bakri Sebut Hanya Lanjutkan Komunikasi Saat Sholat Shubuh
Usai Datangi PPP, Bakri Datangi PKS Didampingi Calon Bupati Batanghari Havis Fattah
Bakri Sebut Biaya Administrasi Lumrah Karena Untuk Kepentingan Calon


Pangkas Hambatan Investasi, Kemenkum Jambi Pastikan Aturan Baru di MPP Tak Tabrak Hukum



