JAMBERITA.COM, BOYOLALI - Lagi-lagi masalah air menjadi "masalah" untuk mengejar target penyelesaian proyek fisik TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari. Stok menipis, dikhawatirkan akan mengganggu pekerjaan TMMD, terutama di pengecoran jalan.
Pasiter Kodim Boyolali, Kapten Kamami, mengakui jika air menjadi kendala utama untuk mengejar target penyelesaian sejumlah sasaran fisik di Desa Sangup. ''Memang kendala utama pelaksanaan TMMD di Sangup adalah ketersediaan air. Padahal untuk sasaran fisik utama, pengecoran jalan membutuhkan air sangat banyak,'' jelasnya.
Untuk itu, lanjutnya, pihaknya saat ini akan terus berkoordinasi dengan banyak pihak, misalnya PDAM dan DPUK agar untuk ikut membantu suplay air. ''Selama ini pembelian dari luar sudah dilakukan, hanya saja memang kebutuhan air terutama untuk pengecoran jalan cukup banyak sehingga tidak menutup kemungkinan pasoka air terlamabat,'' papar Pasiter Kamami. (Pendim 0724/Boyolali)
Sekda Tanjab Barat Apresiasi Prestasi ASN Tanjabbar pada PKN Tingkat II Angkatan XXIII




