JAMBERITA.COM, BOYOLALI - Ketersediaan air menjadi kendala utama di pelaksanaan TMMD Reguler ke-106 Kodim 0724/Boyolali, di Desa Sangup, Kecamatan Tamansari, terutama untuk pengecoran jalan yang membutuhkan banyak air. Untuk itu TNI dan warga harus berputar otak untuk mencari solusi persoalan tersebut.
Hingga akhirnya dengan dibantu warga, Sertu Siswandi (47) Babinsa Koramil Musuk, Kodim Boyolali yang diterjunkan di Pra TMMD, nekad memasang peralon dengan jarak yang cukup panjang untuk mengalirkan air. ''Ada embung penampungan air mini yang volume airnya agak lumayan hanya jaraknya cukup jauh dari lokasi pengecoran jalan. Namun tidak ada pilihan lain itu harus dimanfaatkan, hingga akhirnya kami nekad memasang peralon,'' ungkap Sertu Siswandi.
Dikemukakan, selama ini, setiap musim kemarau, warga Desa Sangup harus membeli air dari mobil tangki untuk keperluan sehari-hari. "Satu tangki air isi 6.000 Liter itupun hanya cukup beberapa hari, karena selain untuk orang juga untuk minum ternak,'' jelas Sertu Siswandi. (Pendim 0724/Boyolali)
Sekda Tanjab Barat Apresiasi Prestasi ASN Tanjabbar pada PKN Tingkat II Angkatan XXIII


Genjot Kinerja Pembinaan Hukum, Kakanwil Jajaran Ikuti Arahan BPHN


