JAMBERITA.COM- Sejumlah kabupaten mengalami hujan dengan durasi bervariasi diantaranya di Kabupaten Bungo, Tanjabbar, Tanjabtim, dan Tebo. Ini bersamaan dengan rencana pembuatan hujan buatan yang akan dilakukan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNBP).
Kepala Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jambi Addi Setiadi mengatakan jika hujan yang terjadi di beberapa kabupaten sudah terlihat dalam radar sejak pagi tadi. “Itu hujan alamiah, bukan hujan buatan,” katanya saat dihubungi melalui telepon selulernya Senin (23/9/2019).
BACA: Hujan Buatan, Besok Pesawat Hercules Tabur Kapur Tohor CaO Di Jambi
BMKG memperkirakan hujan masih akan mengguyur sejumlah Kabupaten dan Kota di Jambi dalam beberapa hari mendatang. "Meski sudah turun hujan bukan karena memasuki peralihan musim atau pun musim penghujan”, tutupnya.
Addi menjelaskan jika musim hujan di sebagian besar Provinsi Jambi diperkirakan baru terjadi pada Oktober 2019. “Awal musim hujan dihitung berdasarkan dasarian. Dasarian adalah satuan waktu meteorologi, yang lamanya sepuluh hari. Sebagai misal, musim penghujan untuk suatu tempat dinyatakan dimulai apabila jumlah curah hujan per dasarian lebih besar dari 50 milimeter di dua dasarian berikutnya,” kata Addi.
“Berdasarkan analisa Klimatologi, awal musim hujan untuk berbagai tempat di 11 Kabupaten dan Kota di Provinsi Jambi pada umumnya, akan terjadi di Dasarian 2 bulan Oktober mendatang," jelasnya.
Di Provinsi Jambi untuk wilayah barat seperti Kerinci itu di dasarian I Oktober, Tebo, Tanjabbar itu di dasarian III September.(sm)
Siaga di Tengah Kepungan Asap : RSUD Raden Mattaher Terjunkan Nakes & Ambulance ke Posko Karhutla
Cegah Dampak Kabut Asap, Dinkes Jambi Turun ke Jalan Bagikan 10.000 Masker & Buka Posko Kesehatan
Alarm Bahaya Udara Jambi Menyala, AQI 644, PM2.5 Nyaris 400 : Malam Ini Tembus Level Berbahaya
Antisipasi Kabut Asap, DPD Gerindra Jambi Bagi-bagi Masker Gratis
Hujan Turun, Jajaran Kodim 0419/Tanjab Langsung Sujud Syukur
Kabut Asap, Siang Ini Pesawat di Bandara Sultan Thaha Masih Bisa Mendarat Meski Ada Penundaan Jadwal
Jilid II : Mahasiswa Kembali Datangi DPRD Jambi Bawa Tuntutan & Pertanyakan Rp30 M untuk Karhutla
