Di Kerinci, Fachrori Saksikan Penyuntikan Hewan Ternak di Desa Patok Empat Kayu Aro



Jumat, 06 September 2019 - 16:21:18 WIB



JAMBERITA.COM - Gubernur Jambi Fachrori Umar menyambangi pelayanan terpadu peternakan dan kesehatan hewan (Keswan) di Desa Patok Empat Kecamatan Kayu Aro Barat Kabupaten Kerinci, Jum'at (6/9/2019).

Sebelumnya, kedatangan Fachrori langsung disambut Bupati Kabupaten Kerinci Adirozal di Bandara Depati Parbo.

Selanjutnya, mereka melanjutkan shalat Jum'at berjamaah di Masjid Al Mujahidin Kecamatan Siulak.

Setelah itu, Fachrori dan Adirozal juga menyaksikan penyuntikan sperma sapi jantan ke sapi betina dalam rangka percepatan peningkatan populasi bunting sekaligus penyerahan tanda daftar varietas tanaman lokal di Desa N 1.

Disana Fachrori bersama Adirozal juga langsung meninjau kandang peternakan dan mendengarkan aspirasi dari Ketua Kelompok Tani Grannola Kerinci Misdianto bersama kawan-kawan nya.

"Kita menyampaikan masalah untuk penggemukan dan renovasi kandang karena dibuat secara manual," terangnya.

Menurut Misdianto terkait dengan penggemukan itu karena swasembada daging di Kerinci masih kurang.

"Untuk itu kita meminta bantuan sapi jantan kepada Gubernur Jambi agar kebutuhan daging dapat terpenuhi," jelasnya.

Kepala Dinas Holtikultura Tanaman Pangan dan Peternakan Provinsi Jambi Achmad Mausul menambahkan secara nasional program ini sudah dilakukan sejak dari 3 tahun terakhir.

"Untuk pelayan terpadu di Kerinci itu baik, sama dengan kabupaten kabupaten yang lain. Karena memang program harus berintegrasi dan berkelanjutan, mulai dari bibit, kesehatan, bahkan sampai dengan management peternakan," terangnya.

Lebih lanjut untuk keunggulan hewan kawin suntik sendiri, tentunya bibit yang akan disuntikkan itu adalah bibit hewan yang unggul. Istilahnya yang sudah terintegrasi dengan jarak hingga melahirkan sampai dengan 9 bulan.

"Disamping ini, tujuan kita juga untuk peningkatan pendapatan masyarakat. Hasilnya terjamin, ketika selama 19 hari setelah disuntik belum ada tanda tanda kehamilan, maka akan kembali disuntik lagi. Apabila reproduksinya terganggu itu akan diobati," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi