JAMBERITA.COM- Pemerintah Kota Jambi menghimbau kepada masyarakat Kota Jambi untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Ini karena ada kecendrungan memburuknya kualitas udara akibat asap kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).
Kondisi udara menurun saat malam hari. Berdasarkan data realtime pukul 23.30 Kamis malam (5/8/2019), PM 2,5 nilai 349 diatas baku mutu kategori berhaya. Sementara data real time pagi ini Jumat (6/9/2019), PM 2,5 nilai 109 diatas baku mutu dengan kategori tidak sehat.
Juru Bicara Pemerintah Kota Jambi, Abu Bakar mengatakan membenarkan kondisi udara saat ini. Berdasarkan pantauan dari alat Air Quality Monitoring System (AQMS) Pemerintah Kota Jambi, diperoleh adanya kecenderungan peningkatan parameter particulate (debu) di udara dengan kategori berbahaya bagi kesehatan.“Dengan kecenderungannya naik pada malam hari,”katanya.
Untuk itu Pemkot Jambi menghimbau agar masyarakat mengurangi aktifitas di luar ruangan khususnya pada malam hari antara pukul 9 malam hingga pukul 4 pagi. “Jika terpaksa harus beraktifitas diluar ruangan diharapkan agar menggunakan masker,” himbau Abu.(*/sm)
Perkuat Sinergi, Bupati Fadhil Arief Hadiri Rapat Kesiapsiagaan Karhutla
BMKG Jambi Rilis Prediksi Musim 2026: Kemarau Tahun Ini Lebih Kering Dan Lebih Panjang
WWF Indonesia Wujudkan Konservasi Inklusif Lewat Restorasi Berbasis Masyarakat di Lanskap TNBT
Bejat…Gauli Anak Tiri dan Tantenya Hingga Bertiga dengan Istri, Lelaki Ini Ditangkap Polda Jambi
Rahima Bantu Penderita Tumor Paru, Orang Tua Pasien Apresiasi Perhatian Rahima


Kejati Jambi dan Angkasa Pura II Teken PKS, Perkuat Kepatuhan dan Pendampingan Hukum


