JAMBERITA.COM - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Republik Indonesia akhirnya menjalankan Pendidikan dan Latihan (Diklat) Sekolah Kader Pengawasan Pemilu.
Diklat ini ditujukan untuk daerah yang akan melaksanakan pilkada serentak pada 2020 mendatang.
Pimpinan Bawaslu Provinsi Jambi, Fahrul Rozi, mengatakan, perekrutan sekolah kader ini sudah dimulai dari 8-12 September dengan beberapa kriteria.
Beberapa kriteria yang disiapkan itu seperti persyaratan umum yakni umur minimal 19 tahun dan maksimal 30 tahun. Tidak sebagai anggota partai politik atau tim sukses, sehat jasmani dan rohani, dan pendidikan minimal SLTA. "Kelengkapan syarat pendaftaran bisa dicek diseluruh Bawaslu kabupaten/kota atau lewat website," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Jumat (6/9/2019).
Ia mengatakan, yang paling penting dari semua persyaratan itu adalah para calon yang ingin masuk, diwajibkan menulis sebuah karya ilmiah tentang pengawasan pemilu partisipatif yang ikut dilampirkan dalam persyaratan administrasi diatas.
Nantinya para panitia akan cek berkas tersebut untuk kelengkapannya. "Setelah berkas dinyatakan lengkap dan lulus administrasi, nanti akan dilakukan sesi wawancara," sebut Koordinator Divisi Pengawasan ini.
Nantinya, setelah mengikuti tahapan wawancara baru akan diputuskan siapa saja yang dinyatakan lulus dan berhak ikut diklat sekolah kader pengawasan ini. Mereka yang lulus nantinya akan langsung dikirim ke Jakarta untuk menjalankan diklat yang akan dilaksanakan Bawaslu RI. "Pelaksanaaan pelatihan ini akan dimulai pada 25 September hingga 9 Oktober," tutupnya. (am)
2 Kader PAN Batanghari Daftar Di PDIP, Ini Penjelasan Ketua PAN Provinsi
Visi "IBU" yang Digagas Yunninta Asmara Jadi Topik Pembahasan di Masyarakat
PDIP Batanghari Buka Penjaringan Duluan, Yoga: Daerah Lain Menyusul
Klaim Sudah Diizinkan Ketua DPW PAN, Mahdan Resmi Mendaftar di PDIP
Dekatkan Layanan Pada Masyarakat, Yunninta Siap Berkantor di Balai Desa Dan Kelurahan
Gantikan Suami yang Sudah Dua Periode, Dua Istri Bupati Digadang Maju di Pilbup


Teng! drg Iwan Ditunjuk Jadi Plt Direktur RSUD Raden Mattaher Jambi di Tengah Pusaran Utang Rp122 M


