17 Putra-Putri Tanjabbar Hari Ini Diberangkatkan ke Blora, Ini Pesan Safrial



Rabu, 24 Juli 2019 - 13:17:38 WIB



JAMBERITA.COM - Upaya Pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat meningkatkan kualitas pendidikan dan sumber daya manusia (SDM) bagi putra putri daerah mulai menampakkan hasil.

Sebanyak 17 orang siswa lulusan SMA hari ini Rabu (24/7/2019) menggunakan pesawat udara Lion Air diterbangkan menuju Blora Jawa Tengah untuk menyelesaikan tahap akhir seleksi di Politeknik Energi dan Mineral (PEM) Akamigas Cepu, di Blora, Jawa Tengah.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjung Jabung Barat, Martunis mengatakan ke-17 siswa ini merupakan siswa yang telah lulus seleksi akademik. Kini mereka akan mengikuti seleksi check up kesehatan dan fisik.

"Kita sadar bahwa putra-putri daerah kita Tanjabbar harus mampu bersaing dan berkiprah di level yang lebih tinggi. Sesuai dengan gagasan dan arahan pak Bupati Safrial, langkah ini kita ambil, yaitu dengan menjalin kerjasama dan mengirimkan putra putri terbaik daerah kita untuk menimba ilmu ke Cepu," terang Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Tanjab Barat, Martunis, Rabu (24/7/2019).

"Bahkan kata Bupati kita pak Safrial, mestinya dari kemarin kemarin kita sudah melakukan hal ini. Tapi kan tidak ada istilah kata terlambat, karena kedepan Insya Allah kerjasama ini akan terus kita jajaki demi kemajuan putra-putri dan daerah kita Tanjabbar," sambung Martunis.

Dijelaskan Martunis, dari 17 orang tersebut, 9 orang merupakan siswa binaan PetroChina. Perusahaan tersebut yang akan membiayai seluruh pendidikan mereka.

Sementara 10 orang lainnya menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Tanjung Jabung Barat.

Pengiriman belasan siswa utusan daerah ini merupakan salah satu bentuk kerjasama yang telah disepakati antara Pemkab Tanjung Jabung Barat dengan PEM Akamigas Cepu.

Dengan pengiriman siswa ini, pemkab Tanjung Jabung Barat berharap, ada lulusan PEM Akamigas Cepu yang merupakan putra daerah.

Pasalnya, sebagai daerah penghasil migas, Kabupaten Tanjung Jabung Barat berkeinginan memiliki putra daerah yang bisa menjadi tenaga ahli bidang pertambangan migas.

Hal ini dilakukan, agar kedepannya putra daerah punya peran penting di perusahaan migas dan bukan pekerja lapangan saja. Jadi begitu lulus diharapkan dapat berperan di daerahnya sendiri.

Selain itu, mengingat Blok Tanjung Jabung masih diperhitungkan sebagai wilayah yang memiliki potensi migas besar dan belum tergarap. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi