JAMBERITA.COM, MERANGIN- Meski sudah ada intruksi bupati untuk mengeluarkan alat berat dari lokasi PETI, namun di Siau, alat berat malah makin banyak yang masuk dalam beberapa hari terakhir.
Camat Siau Junaidy mengatakan belum mengetahui soal informasi ini karena belum ada laporan kades setempat. "Wah, tunggu tanyo kades ndo. lah banyak kawan wartawan nelpon ndo, "singkat Camat.
Malah Camat minta awak media menanyakan ke Polsek Siau. Sebelumnya sesuai intruksi bupati tiga minggu lalu mendeadhline seluruh Camat Kades, harus mengeluarkan alat berat di lokasi PETI.
Informasi warga sekitar hingga kini aktivitas PETI masih berlangsung. Malah semakin menjadi. Menurut warga beberapa hari lalu terpantau ada beberapa alat berat yang baru masuk wilayah Siau.
Masyarakat Siau menyebut jika kegiatan yang dilakukan oleh cukong PETI itu sudah keterlaluan.
Mereka tidak lagi menghiraukan himbauan Bupati Merangin Al Haris untuk mengeluarkan alat dan berhenti melakukan aktivitas tambang. "Ini sudah meremehkan bupati. Bupati minta keluar, malah mereka sengaja memasukkan alat," kata HS warga Siau.
Laporan yang dia terima, saat ini setidaknya ada lebih kurang empat alat jenis ekskavator yang baru masuk, dan itu terpantau di Desa Rantau Panjang Siau.(*/sm)
"Lokasi penambangan disungai Arai," imbuhnya.(oli)
Ratusan Warga Renah Alai Padati PN Bangko, Tegaskan Solidaritas Adat Bukan Intervensi Hukum
Semarak PKD 2026 Merangin : Menjemput Tuah, Merawat Marwah Adat di Taman Mini Melayu Jambi
Harmonisasi Ranperbup Merangin, Kemenkum Jambi Bahas Batas Desa dan Dokumen Perencanaan
Pembangunan 8 Titik Kloneng di Desa Ladang Peris Sudah Selesai 100 Persen
Buka Sosialisasi Pendidikan Politik Hadapi Pemilukada 2020, Ini kata Wabup Amir Sakib
Kanwil Kemenkum Jambi Rekonsiliasi Data Laporan Keungan hingga Aset Negara



