4 Jendral Muncul Dalam Bursa Pilgub Jambi, Ini Kata Pengamat



Minggu, 23 Juni 2019 - 20:39:49 WIB



JAMBERITA.COM - Bakal calon kandidat Pilgub Jambi semakin ramai. Hal ini dikarenakan muncul tokoh diluar kepala daerah dua periode dan tokoh partai politik. Para tokoh ini muncul dari kalangan penjaga keamanan nasional, yaitu TNI dan Polri.

Catatan Jamberita.com sendiri ada 4 orang yang saat ini masuk dalam bursa Calon Gubernur Jambi. Mereka adalah Ketua Badan Musyawarah Keluarga Jambi (BMKJ) Brigjen Pol Drs H. Syafril Nursal, Teddy Lhaksmana Widya Kusuma, Mantan Pangdam II Sriwijaya, Mayjen TNI Sudirman, serta Kapolda Jambi yang sering disebut-sebut akan maju yaitu Irjen Pol. Muchlis AS. Mereka disebut akan maju karena memang sudah memasang baliho perkenalan kepada masyarakat karena memang diluar Kapolda Jambi semuanya berkarir diluar Jambi.

Mengenai hal itu, Bahren Nurdin selaku pengamat politik menyebutkan, bahwa mereka semua harus secepatnya lakukan sosialisasi karena banyak masyarakat yang belum mengenal mereka. Berbeda dengan Kapolda, karena dirinya sudah dikenal oleh masyarakat ditambah memang bertemu langsung dengan masyarakat ketika ke daerah. "Jadi popularitas dan elektabilitas memang tinggi untuk Muchlis daripada 3 orang yang lain," katanya ketika dikonfirmasi Jamberita.com, Minggu (23/6/2019).

Ia mengatakan, orang-orang ini berkemungkinan juga akan dilirik oleh partai. Karena sejatinya partai akan melihat apakah mereka memiliki daya jual atau tidak untuk menang. Pastinya partai hingga saat ini masih melihat elektabilitas para calon yang bermunculan. "Partai posisinya masih melihat para figur ini," ujarnya.

Saat ini, jika mereka ingin maju, selain benar-bena rdikenal masyarakat juga harus mampu merayu parpol untuk mengusungnya. Apalagi saat ini banyak figur kuat dari kalangan parpol.

 Apakah jalur Independen sanggup mereka ambil dengan dukungan yang lewat dari 200 ribu? Sekjend KPPD RI ini menyebutkan malahan jika mereka mengambil jalur Independen akan lebih sulit. Karena untuk maju lewat jalur independen itu harus memiliki ketokohan yang sangat kuat. "Contohnya saja HBA, tanpa partai pun pasti bisa maju lewat jalur independen. Karena sudah memiliki ketokohan yang kuat," ujarnya. (am)



Artikel Rekomendasi