Arus Balik Penumpang Kapal Tujuan Batam Membludak



Senin, 10 Juni 2019 - 15:11:48 WIB



JAMBERITA.COM - Pasca perayaan Lebaran Idul Fitri 1440 H arus balik penumpang kapal laut tujuan Pulau Batam, Kepri hingga kini masih berlangsung dan belum menunjukan penurunan penumpang.

Hingga H +5 lebaran, ratusan penumpang terlihat masih memadati lokasi pemberangkatan kapal di dermaga pelabuhan WFC Kualatungkal Kabupaten Tanjab Barat, Jambi.

Melihat kondisi penumpang yang membludak, mereka diminta waspada dan tetap mengutamakan keselamatan selama bepergian menuju tujuan masing-masing.

Kepala KPLP Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kualatungkal, Junaidi menyebut, arus balik penumpang tujuan Batam mengalami lonjakan sejak H+3 lebaran. Hingga kini, jumlah pemudik masih belum menunjukan penurunan signifikan dan diprediksi akan bertahan hingga H+5 menjelang selesai liburan sekolah.

Selama arus balik, pihak pelabuhan memberangkatkan dua Armada Fery berkapasitas muatan 60 hingga 115 penumpang perhari. Selain itu, arus balik penumpang juga dibantu adanya tambahan armada kapal barang dan penumpang KM sembilang yang diberangkatkan melalui Pelabuhan Roro Kualatungkal.

Pihaknya menghimbau para penyedia jasa transportasi laut terutama transportasi penumpang jurusan Batam dan sekitarnya agar mengutamakan keselamatan dan tidak membahayakan penumpang dengan mengangkut muatan diluar kapasitas.

"Kita utamakan keselamatan. Makanya kita tegaskan agar kapal yang diberangkatkan tidak melebihi kapasitas sehingga tidak membahayakan penumpang," tutur Junaidi saat memantau arus balik di Pelabuhan WFC Kualatungkal, Senin (10/6/2019).

Pihaknya juga meminta para penumpang agar tetap tertib saat proses pemberangkatan kapal. Mereka diminta waspada dan tidak memaksakan diri untuk naik ke kapal angkutan apabila kapastitas kapal sudah penuh.

"Kita minta para penumpang bersabar dan tidak tergesa - gesa. Setiap hari ada kapal yang sudah siap diberangkatkan," ujarnya.

Dari lantauan terlihat, ratusan calon penumpang setia memadati lokasi dermaga pemberangkatan pada pagi hari pukul 08.30 wib.

Kendati demikian, beberapa penumpang yang tidak diberangkatkan memilih alternatif angkutan kapal speedboat kayu untuk melanjutkan perjalanan. Sementara, sebaian calon penumpang dari luar daerah memilih mencari penginapan dan bermalam agar tidak ketinggalan jadwal pemberangkatan kapal yang dimajukan hingga satu jam dari jadwal biasanya.

"Mau diapakan lagi. Daripada bolak - balik, mending cari penginapan yang dekat sini saja supaya besok bisa lebih pagi datangnya," ujar Ardi yang diamini beberapa penumpang lain.

"Intinya yang penting bisa pulang lagi masuk kerja," timpal penumpang lainnya. (Henky)




Tagar:

# TANJABBARAT

Artikel Rekomendasi