Dalam kunjungan yang sering disebut reses tersebut SAH mengaku akan menitikberatkan pengawasan pada Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) di sekolah dan memantau harga dan ketersediaan berbagai kebutuhan pokok yang melonjak tinggi.
"Reses kali ini saya ingin memantau pelaksanaan PPDB berbasis zonasi di Jambi serta masalah kenaikan harga barang jelang hari raya Idul Fitri," ungkapnya di sela - sela kunjungan ke salah satu sekolah (31/5) di Jambi kemarin.
Terkait masalah harga barang SAH mengatakan salah satu yang sering mengalami kenaikan harga tinggi yakni kebutuhan daging sapi, padahal daging menjadi menu yang sangat utama ketika lebaran, berbagai macam olahan untuk dihidangkan.
"Berdasarkan pantauan harga daging di pasaran sekarang 130 ribu per kilogram, ada kenaikan 10 ribu dari hari biasa, tentu kita berharap harga daging ini tak melonjak lagi stabil hingga lebaran nanti," bebernya.
Namun untuk menekan harga ini SAH mengharapkan pemerintah bisa mengantisipasi berbagai macam kelonjakan harga daging tersebut dengan menyediakan stok daging beku melalui mekanisme operasi pasar, harapnya.
“Melalui operasi pasar ada alternatif lain buat penyeimbang supaya pasar tidak terlalu tinggi, jadi masyarakat ada pilihan kalo mau murah ya kita ada punya pasar murah yang di lakukan pemerintah ataupun swasta,” tandasnya.(*/sm)