Tingkatkan Mutu Pelayanan, Drg Iwan Pertahankan Akrditasi Paripurna RSUD Raden Mattaher



Rabu, 24 April 2019 - 14:30:30 WIB



JAMBERITA.COM - Sekda Provinis Jambi M Dianto bersama Plt Direktur RSUD Raden Mattaher drg Iwan Hendrawan menggelar pertemuan para direktur RS, Dewan Pengawas (Dewas) dengan Tim Surveior Akreditasi di lantai R Swiss-Belhotel Hotel, Selasa malam (24/4/2019).

Dikatakan Dianto bahwa pihaknya sangat mendukung upaya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Jambi meraih sekaligus mempertahankan paripurna penuh.

Dalam pertemuan tersebut, surveyor tim akreditasi rumah sakit yang terdiri dari 6 orang meminta penjelasan dari pihak RSUD Raden Mattaher tentang berbagai hal yang berkaitan dengan pelayanan dan operasional, baik dari sisi sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, berbagai prosedur pelayanan, dan pengelolaan sampah.

Dianto mengatakan, Pemprov Jambi selaku pemilik RSUD Raden Mattaher terus mendukung peningkatan pelayanan di rumah sakit tersebut. Dengan harapan agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan kesehatan yang terus meningkat.

"Diantara upaya Pemprov Jambi untuk membenahi dan meningkatkan kualitas RSUD Raden Mattaher tersebut adalah beasiswa untuk peningkatan kualitas SDM dan dukungan anggaran untuk layanan Jamkesda," terangnya.

Terkait dengan berbagai masukan, baik kritik maupun saran dari tim surveior akreditasi rumah sakit yang dipimpin oleh Dr.H.Mgs. Johan T. Saleh,M.Sc, Dianto mengapresiasinya dan mengatakan, bahwa masukan itu justru sangat penting untuk terus meningkatkan kinerja rumah sakit.

"Berharap agar berbagai saran tersebut bisa dilakukan oleh pihak RSUD Raden Mattaher dan Pemprov dengan baik dan cepat," ungkapnya.

Kedatangan Tim Akreditasi (dari pusat) untuk menilai akreditasi RSUD Raden Mattaher. Inti yang ditanyakan, bagaimana kesiapan rumah sakit umum, mulai dari kesiapan SDM yang menggawangi rumah sakit umum sampai kesiapan pemerintah daerah untuk mendukung peralatan dan pembiayaan medis lainnya.

"Inti dari yang diminta dari tim akreditasi adalah bahwa rumah sakit umum harus siap memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik untuk rakyat. Jadi tidak boleh menolak memberikan pelayanan kesehatan," terangnya.

Dengan dukungan dari Pemprov Jambi, kata Dianto, mereka berupaya memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat Provinsi Jambi, walaupun, di sana sini masih ada kekurangan, dan atas kekurangan inilah yang diberikan saran oleh tim surveior, untuk segera dibenahi.

"Kita benahi agar rumah sakit umum ini bisa mendapatkan akreditasi paripurna, kita mempertahankan akreditasi paripurna yang sudah kita dapatkan pada tahun 2016 yang lalu,” ujarnya.

Dianto melanjutkan, penilaian akreditasi paripurna dilaksanakan sekali tiga tahun. Sebelumnya di tahun 2016, sekarang tim tersebut datang kembali dan mudah-mudahan akreditasi paripurna bisa di pertahankan. "Kita sudah berusaha, tim dari rumah sakit umum sudah bekerja 3 bulan. Tim akreditasi ini datang tadi dan akan melakukan penilaian di rumah sakit umum sampai hari Sabtu,” jelasnya.

Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher, drg. Iwan Hendrawan berharap, jawaban (penjelasan) yang diberikan oleh pihak rumah sakit dan Sekda tentang dukungan pemerintah daerah terhadap dukungan pengembangan mutu pelayanan di rumah sakit , bisa menjadi salah satu penilaian.

“Kita juga berharap agar rumah sakit umum bisa mempertahankan standar yang harus dimiliki untuk meningkatkan mutu pelayanan. Mudah-mudahan dalam penilaian sampai hari Sabtu, apa yang sudah kami lakukan dengan SOP, dengan tuntunan klinis, penilaiannya bisa mempertahankan akreditasi paripurna,” harapnya.

Lebih lanjut, Iwan menambahkan, tim surveyor ditentukan oleh Komisi Akreditasi, langsung dari Jakarta, terus dari rumah sakit swasta di Surabaya, dari Lombok, dua lagi dari Bali dan dari Jakarta.

"Dan, jenjang akreditasi adalah pratama, utama, dan paripurna, dimana pada tahun 2016, RSUD Raden Mattaher telah akreditasi paripurna," pungkasnya.(afm)



Artikel Rekomendasi