Ramai Isu WNA China Menghilang Setelah Diperiksa, Imigrasi: Tidak Ada Pelanggaran yang Dilakukan



Jumat, 01 Februari 2019 - 19:11:59 WIB



Suasana jumpa pers dari Imigrasi Jambi
Suasana jumpa pers dari Imigrasi Jambi

JAMBERITA.COM – Isu menghilangnya salah seorang Negara Asing (WNA) China yakni bernama Li Yang pasca diperiksa pihak Imigrasi Jambi menjadi bahan perbincangan setelah salah satu akun sosial mempostong hal ini.

Namun pihak Imigrasi Jambi langsung membantahnya. Paspor Seorang WNA China yakni bernama Li Yang memang sempat diperiksa oleh petugas Imigrasi Kelas I TPI Jambi 26 Januari 2019 lalu. Hanya saja, tidak  ada dugaan pelanggaran yang di lakukan oleh WNA tersebut, karena kedatangannya hanya diundang ke Indonesia untuk melihat-lihat Kota Jambi.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jambi Heru Santoso Ananta Yudha mengklarifikasi bahwa sekitar pukul 10.00 WIB terdapat satu orang asing memasuki sebuah rumah di Wilayah Kampung Manggis Jelutung.

"Atas informasi tersebut petugas melakukan pengecekan terhadap yang bersangkutan," ungkapnya saat menggelar konferensi pers, Kamis (2/1/2019.

Petugas pun melaksanakan pemeriksaan terhadap dokumen keimigrasian berupa paspor dan visa serta melakukan interview terhadap kegiatan yang bersangkutan di Jambi.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, diketahui data yang bersangkutan yaitu bernama Li Yan, kewarganegaraan China, tempat tanggal lahir Guangdong 9 Desember 1962, nomor paspor EE9878318, masa berlaku 21 Desember 2018 sampai dengan 20 Desember 2028," terangnya.

Dalam proses pemeriksaan yang tersangkutan didampingi oleh pengacara dari saudara Lim Song Kok seorang WNI Indonesia yang tinggal di Jambi atas nama Yosua Situmeang dan dengan seorang penerjemah atas nama Amran yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP).

"Yang bersangkutan adalah pemegang Visa kunjungan 30 hari, masuk melalui Bandara Soekarno Hatta pada tanggal 23 Januari 2019, berlaku sampai dengan 21 Februari 2019," katanya.

Pemeriksaan dilakukan sampai dengan pukul 17.00 WIB dan terhadap yang bersangkutan diberikan surat tanda penerimaan (STP) paspor sehubungan dengan adanya kegiatan petugas imigrasi untuk upacara hari Bhakti imigrasi yang melibatkan petugas pemeriksa.

"Pemeriksaan selesai dan akan dilanjutkan untuk meminta keterangan terhadap saudara Lim Song Kok selaku pihak yang diakui oleh yang bersangkutan mengundangnya ke Indonesia pada hari Minggu tanggal 27 Januari 2019," jelasnya.

Kepala Seksi Intelijen dan Penindakan Keimigrasian melakukan klarifikasi dengan Lim Song Kok yang beralamat di kota Jambi selaku pihak mengundang orang asing tersebut, karena diketahui bahwa kedatangan Li Yan atas undangan dari Lim Song Kok guna melihat-lihat kota Jambi.

"Sehubungan dengan tidak ditemukan adanya dugaan pelanggaran terhadap Li Yan, maka dilakukan pengembalian paspor dan petugas Kantor Imigrasi kelas 1 TPI Jambi menerima kembali STP paspor yang telah diberikan sehari sebelumnya," pungkasnya.(afm)










loading...