Genjot Partisipasi Pemilih, KPU Bakal Rekrut Relawan Demokrasi



Kamis, 10 Januari 2019 | 07:04:02 WIB



Apnizal
Apnizal

JAMBERITA.COM- KPU Provinsi Jambi akan membentuk relawan demokrasi menghadapi Pemilu 2019. Relawan ini akan bertugas mendampingi penyelenggara dalam menjalankan agenda sosialisasi dan pendidikan pemilih berbasis kabupaten/Kota.

Komisioner KPU Provinsi Jambi, Apnizal mengatakan jika pembentukan relawan demokrasi di latarbelakangi upaya untuk meningkatkan partisipasi pemilih. Apalagi dalam empat Pemilu nasional dan pelaksanaan Pemilukada menunjukan adanya cenderungan menurunnya partisipasi. “Ini yang menjadi tantangan untuk menghadapi Pemilu 2019, target partisipasi kita yakni 77,5 persen,” ujarnya kemarin.

Apnizal menyebutkan, ada beberapa faktor yang menyebabkan penurunan terjadi. Pertama adanya kejenuhan dengan frekuensi penyelenggaraan Pemilu yang tinggi.

Adanya ketidakpuasan dengan kinerja sistim politik yang tidak memberikan peruhana kualitas hidup dan demokrasi. Kemudian melemahnya kesadaran masyarakat tentang pentinya pemilu sebagai instrumen transpormasi sosial dan sebagainya. “Relawan ini muncul juga dikarenakan adanya inflasi kualitas pemilih, maka Pemilu 2019 mesti menjadi titik balik persoalan sebelumnya,” ungkapanya.

Lalu apa saja basis relawan demokrasi? Apnizal menyebutkan relawan demokrasi berbasis kelompok masyarakat dari Kabupaten/Kota pemilih strategis. Diantaranya pemilih pemula, pemilih muda, pemilih perempuan, pemilih disabilitas, basis kaum marjinal, basis warga net dan lainnya.

“Relawan demokrasi ini diharapkan menumbuhkan kesadaran positif teradap pentingnya Pemilu dan kehidupan berbangsa dan bernegara,” terangnya.

Dalam melaksanakan tugasnya, relawan demokrasi juga memiliki keterikan kode etik. Mereka dapat menjalankan tugas sesuai dengan peraturan, seperti bersikap independen atau non partisan, tidak melakukan tindakan kekerasan, menghormati adat dan budaya setempat, tidak bertindak diskriminatif dan tidak menerima pemberian dalam bentuk apapun.

“Perekrutan akan kita lakukan mulai minggu depan. Semoga bisa berjalan lancar untuk masing-masing daerah,” terangnya.

Pelopor-pelopor demokrasi akan dibentuk di setiap basis yang kemudian menjadi penyuluh pada setiap komunitasnya. Segmented berdasarkan basis pemilih dilakukan dengan kesadaran bahwa tldak semua lapisan masyarakat mampu dijangkau oleh program KPU.

“Rekrutmen dilakukan mulai dari pendaftaran, seleksi administrasi, hingga wawancara kompetensi para pendaftar.

Lantas berapa jumlah Relawan Demokrasi yang akan direkrut disetiap kabupaten/kota?, Apnizal menyebutkan, bahwa jumlah Relawan Demokrasi yang akan direkrut maksimal sebanyak 55 orang yang mewakili keseluruhan basis pemilih. "Dengan ketentuan setiap basis pemilih terdiri dari minimal 4 orang relawan. Nanti ada honornya juga dari KPU," pungkasnya.(sm)





loading...