Heboh Keluhan Keluarga Pasien di RSUD Raden Mattaher, Orang Tua Malah Ucapkan Terimakasih



Kamis, 27 Desember 2018 - 16:45:14 WIB



JAMBERITA.COM - Mencuat keluhan keluarga dari salah satu pasien bayi yang bernama Rafi 4,5 bulan di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Raden Mattaher Provinsi Jambi.

Menanggapi hal tersebut, Plt Direktur Utama RSUD Raden Mattaher Drg Iwan Hendrawan menjelaskan sudah bertemu langsung kepada keluarga pasien untuk menanyakan persoalan tersebut.

"Bahkan pasien yang bernama Rafi itu mendapat pelayanan khusus dari rumah sakit," ungkapnya dihadapan awak media, di rumah sakit, Kamis siang (27/12/2018).

Drg Iwan mengakui ada miskomunikasi. Ini terjadi antara salah satu keluarga pasien yang tidak terima ketika ditegur perawat, agar pengunjung tidak terlalu ramai di ruang anak. Sehingga  terjadinya adu mulut serta keluarnya bahasa caci maki terhadap perawat.

"Tapi semua sudah selesai, tadi kebetulan setelah saya rapat langsung bertemu dengan orang tuanya. Insya Allah kondisi bayi sudah membaik besok mungkin dipastikan boleh balik (pulang-Red) ke rumah," pungkasnya.

Sementara itu, irang tua Rafi yaitu Erfan malah berterima kasih atas pelayanan yang diberikan oleh tenaga medis dirumah sakit.

Masalah keributan yang terjadi ia mengatakan tidak mengetahui secara pasti karena sibuk bekerja.

"Secara pribadi ya, saya bapak kandung pasien ya, terimakasih kepada pihak rumah sakit karena sudah satu bulan dirawat di micu, terus ini masuk lagi sudah 14 hari," jelasnya.

Setelah mendengar ada keributan dia kemudian meminta izin dari tempat kerja sehingga langsung menghubungi istrinya melalui telepon.

"Saya balik, dan saya telepon orang rumah. Minta yang jago (keluarga pasien) di rumah sakit baliklah semua. Karena saya mau menyehatkan anak bukan mau nyari ribut," tambahnya.

Lebih jauh, setelah dirinya mengetahui soal salah satu perawat menegur agar tidak terlalu ramai ditempat tidur anaknya itu, Erfan tak menampik memang ada kesalahan di salah satu keluarganya.

"Memang rame nian lah, duduk duduk tu, sehingga jadinyo pasien dak jadi tenang gitu," tutupnya.

Selanjutnya, Perawat Pelaksana RSUD Raden Mattaher, yakni Kasih bersama satu perawat lainnya dihadirkan untuk memberikan klarifikasi.

"Memang kemarin itu, salah satu pengunjung dari pasien (keluarga) tidak terima saat ditegur, karena rame masuk kedalam ruangan," tutupnya.(afm)



Artikel Rekomendasi