Pembangunan Flyover Tak Terealisasi, PUPR Provinsi Jambi Jawab Begini



Selasa, 20 November 2018 - 16:24:48 WIB



JAMBERITA.COM – Pembangunan flyover yang direncanakan tahun ini dibatalkan. Namun, Dinas Pekerjaan umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Provinsi Jambi menyebutkan jika proyek tidak dibatalkan namun ditunda pelaksanaannya.

"Untuk sementara ditunda dulu, banyak yang harus dipertimbangkan," ungkap Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Jambi, Nasirwan  saat dihubungi jamberita.com via telepon gengamnya, Selasa (20/11/2018).

Menurutnya, ada beberapa pertimbangan yang membuat pemerintah menunda proyek ini. Pertama, karena permasalahan tender. Menurut Dia, meskipun ada pemenangnya tentu waktunya sudah terbatas.

"Sisa waktu tinggal sedikit, tidak mungkin lagi untuk ditender kalaupun ada pemenangnya nantinya tinggal berapa hari waktunya, padahal dia ngambil uang muka kan, dan bukan sedikit itu, nanti bagaimana pertangungjawabannya itu," terangnya.

Faktor lainnya adalah melonjaknya harga dollar. "Dulu waktu menghitung itu, cuma 12 ribu/dolar sekarang diatas Rp15 ribu. Nah kondisi itu, dak siap kita, dan memang harus dipertimbangkan sehingga ditunda," jelasnya.

Sebelumnya kata Nasirwan, pihaknya mulai dari Inspektorat, Biro Hukum, Badan Keuangan Daerah (Bakeuda), PU dan Sekretaris Daerah (Sekda) sudah melakukan pertemuan untuk membahas hal ini.  "Walaupun kita sudah siap mentenderkan itu, dengan kesimpulan untuk ditunda," katanya.

Selain itu, untuk dampak lalu lintas pembanguna flyover ini juga sudah dikaji dengan berkordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Jambi. Hanya saja, masih perlu pembahasan lebih lanjut.

"Artinya kalau diteruskan, kurang pas untuk ditenderkan tahun ini, terutama pada sisi pendanaan, dan terkesan terlalu tergesa-gesa, dan tidak efektif," jelasnya.

Meski demikian, belum ada kepastian kapan kapan pembangunan Flyover ini akan dilaksanakan oleh Pemprov Jambi. "Itu dikaji lagi," pungkasnya.

Seperti diketahui pembangunan flyover ini sebelumnya yang diharapkan dapat mengurangi kemacetan di Kota Jambi. Namun proyek yang sempat diwacanakan di masa HBA ini juga tertunda dan kembali dilanjutkan di zaman Zola. Hanya saja, setelah dipastikan dianggarkan tahun ini, proyek kembali tidak bisa dilaksanakan.(afm)

 





Artikel Rekomendasi