REMBANG - Desa Pasedan, Kecamatan Bulu, Kabupaten Rembang, adalah sebuah Desa yang terletak kurang lebih berjarak 19,7 Km dari Kota Rembang, dalam jarak tempuh waktu normal sekitar 30 menit, dengan melewati Akses jalan raya Rembang-Blora. Dimana wilayah Desa tersebut berbatasan langsung dengan Kabupaten Blora, luas wilayah 9,660 Km² dan jumlah penduduk sekitar 4,324 jiwa, serta kepadatan 223 jiwa/Km².
Desa Pasedan termasuk salah satu desa yang terpencil dan terisolir di wilayah Kabupaten Rembang, sebagai Kepala Desanya adalah Bapak Kusman, usia 53, S1 (S.Pd.), kelahiran Dukuh Bencili, Desa Kebon Agung, Kecamatan Sulang, Kabupaten Rembang, dikarunia tiga orang anak (2 laki-laki dan 1 perempuan), dari Istrinya yang bernama Indah.
Sekarang Desa Pasedan mendapatkan perhatian dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan Pemerintah Kabupaten Rembang, melalui program TMMD (Tentara Manunggal Membangun Desa) Reguler ke-103 Kodim 0720/Rembang. Dimana sebenarnya pihak Kodim 0720/Rembang memang sudah lama menjadikan desa tersebut sebagai target TMMD.
Pihak Kodim 0720/Rembang sempat menemui hambatan dan kendala dalam mengurusnya, terutama tentang perijinan dari Perhutani (Perusahaan Hutan Indonesia). Tetapi sekarang Warga Desa Pasedan sedikit senang, pasalnya Desa mereka sekarang diperhatikan dan sedikit terkenal, berkat kunjungan para pejabat-pejabat datang pada Senin (15/10/2018) kemarin, saat selesai Upacara pembukaan TMMD Reg-103 yang dilaksanakan di Desa Kemadu, Kecamatan Sulang karena keterbatasan Desa Pasedan yang tidak ada lapangan untuk upacara.
Adanya Program TMMD ini membuat Kusman merasa sangat senang, karena desa yang ia pimpin selama ini memang ada dukuh yang terisolir akses jalannyapun rusak susah dilalui kendaraan yaitu Dukuh Ngotoko. Dengan sigap dan keseriusan Kusman menyambut program ini dengan memerintahkan Stafnya dan menghimbau kepada warganya agar ikut serta dalam pelaksanaan pembangunan di desanya.
“Dari Dukuh Ngotoko ke Desa Pasedan memang memiliki jalan yang panjang dan rusak, jarak dari Dukuh Ngotoko ke Desa Pasedan sekitar 4 km. Dan Dukuh Ngotoko letaknya sekitar 3 kilometer dari pusat Desa Pasedan, sedangkan seluruh Fasilitas umum, seperti sekolah dan Bidan desapun hanya ada di pusat Desa Pasedan”, kata Kusman.
“Saya merasa sangat bersyukur sekali dengan adanya TMMD di Desa saya. Harapan saya, semoga dengan Akses jalan yang telah diperbaiki ini, bisa memperlancar semua Aktifitas warga dan pengguna jalan lainnya”, Ungkap Kades. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Strategi Kolaborasi Kanwil Kemenkum Jambi dan PLN, Dorong Pemanfaatan KI sebagai Aset Produktif


