REMBANG - Emansipasi wanita memiliki arti proses pelepasan diri para wanita dari kedudukan sosial ekonomi yang rendah atau dari pengekangan hukum yang membatasi kemungkinan untuk berkembang dan untuk maju.
Berbicara tentang emansipasi, sosok Radeng Ajeng Kartini tampak tidak lepas menjadi topik pembicaraan. Usahanya dalam memperjuangkan hak wanita untuk mendapatkan pendidikan setinggi-tingginya dan diberikan kesempatan yang sama untuk menerapkan ilmu yang dimilikinya agar tidak direndahkan derajatnya membuat Kartini dikenal sebagai penggerak emansipasi wanita.
Seperti halnya yang terjadi di Dukuh Ngotoko seakan ingin menunjukkan perannya, wanita-wanita di Dukuh itu ikut membantu pekerjaan fisik TMMD (TNI Manunggal Membangun Desa) Reguler ke 103 Kodim 0720/Rembang. Para wanita itu dengan tanpa pamrih dan sukarela turun membantu para tentara yang tengah melaksanakan pekerjaan di wilayahnya. Kamis (18/10)
"Kami walaupun wanita tak apa-apa membantu pekerjaan Program TMMD pak, karena nantinya kami juga yang akan merasakan hasil bangunan ini” Tutur Ibu Siti Solikhah salah satu wanita yang ikut bekerja itu.
Maka ketika ada program TMMD masuk wilayahnya, membantu menjadi laden tukang atau pun melangsir matrial tidak ditolaknya. Saat ini keduanya ikut bekerja membantu pelaksanaasn program TMMD bersama anggota TNI sebagai pengangkat tanah hurug bahu jalan.
Setiap harinya ibu-ibu itu bekerja serabutan, yaitu bekerja apa yang ada di desanya untuk membantu perekonomian keluarga. Suami mereka juga bekerja sebagai petani untuk masa depan keluarga.
Ditemui secara terpisah Komandan Kodim (Dandim) 0720/Rembang Letkol Arh Andi Budi Sulistianto mengatakan kami tidak menuntut warga khususnya para ibu-ibu di lokasi TMMD untuk ikut membantu kerja para tentara.
"Kami tidak memaksa warga membantu kami. Tapi ternyata mereka sukarela ikut bekerja bersama Satgas kami. Inilah bentuk kemanunggalan TNI bersama rakyat," tandas Pamen yang juga sebagai Dansatgas TMMD Reguler ke 103 itu. (0720)
Dilaporkan oleh Nur Khamid, Kodim 0720/Rembang
Strategi Kolaborasi Kanwil Kemenkum Jambi dan PLN, Dorong Pemanfaatan KI sebagai Aset Produktif


