JAMBERITA.COM- Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNBP mencatat satu dari 120 warga negara asing (WNA) yang menjadi korban gempa bumi dan tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, ditemukan tewas. Sedangkan, 119 WNA lainnya ditemukan selamat.
"Yang meninggal adalah warga negara Korea Selatan, ditemukan di reruntuhan Hotel Roa-Roa, Palu, Kamis, 4 Oktober 2018," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, di kantornya, Jumat, 5 Oktober 2018 seperti dikutip dari Tempo.co.
Laporan tewasnya warga negara Korea Selatan itu dibenarkan oleh Polri. Kepala Bagian Penerangan Umum Divisi Hubungan Masyarakat Markas Besar Polri Komisaris Besar Syahar Diantono mengatakan, warga negara Korea Selatan itu bernama Lee Dong Jin. Ia adalah atlet Paralayang.
"Polri sudah bekerjasama dengan Korea Selatan untuk membandingkan bukti yang didapat tim dengan Korea Selatan. Ada kecocokan dari sidik jari tangan sebelah kiri yang diambil. Tim disaster victim identification (DVI) dapat merekam dari sidik gigi," kata Syahar melalui pesan singkat, hari ini.
Saat ini, Polri telah menyerahkan jenazah Lee Dong Jin dengan nomor antemortem: F-001 yang beralamat di SIHUENG-SI, GYEONGGI-DO, KOREA kepada Atase Kepolisian Korea Selatan.
Gempa berkekuatan 7,7 skala Richter yang telah dimutakhirkan oleh BMKG menjadi 7,4 skala Richter mengguncang wilayah Palu dan Donggala pada Jumat, 28 September 2018 pukul 17.02 WIB. Gempa tersebut disusul dengan gelombang tsunami yang menerjang wilayah Palu.
Hingga H+7, BNPB mencatat ada 120 warga negara asing yang ikut menjadi korban. Secara keseluruhan, korban meninggal akibat gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah hingga 5 Oktober pukul 15.50 WIB mencapai 1.571 jiwa.(tempo.co)
Kemendagri Tugaskan110 Personil Tim Pendamping Pemda dalam Tanggap Darurat Bencana
Badan Geologi Pantau 69 Gunung 24 Jam, Termasuk Gunung Kerinci
Gunung Soputan di Minahasa Meletus Pagi Ini, Masyarakat Diminta Tak Beraktivitas di Radius 4 Km
Danrem 042/Gapu Hadiri Upacara Hari Bhayangkara Ke-80, Perkuat Sinergitas TNI-Polri untuk Masyarakat

