JAMBERITA.COM- Perbaikan drainase di Simpang Jerambah Bolong, Kota Jambi terkesan asal. Ini karena tidak ada peringatan bagi pengguna jalan.
Badan jalan yang sudah dilobangi hanya diberikan triplek saja. Sementara tidak ada peringatan agar pengguna jalan hati-hati atau hanya bisa dilalui motor saja.
Sehingga mobil yang terlanjur masuk kebingungan. Apakah hanya bisa dilewati motor atau mobil.
"Karena tidak ada tanda tanda. Tapi terakhir kata warga bahaya kalau mobil," kata Putra salah satu pengendara mobil.
Ia pun berharap baik kontraktor dan Dinas PUPR Kota Jambi bisa memberikan disclaimer bagi pengguna jalan sehingga tidak membahayakan pengguna jalan.
"Biasanya ada garis, ada papan tidak bisa dilewati mobil dan sebagainya. Karena ini kewajiban pemerintah memberikan keamanan bagi pengguna jalan. Jangan sudah ada korban baru saling menyalahkan," jelasnya.(sm)
Saksikan Teleconference Soal Pemilu 2019 Mendatang, Begini Kata Kapolda Jambi
Bahas Kenaikan Tarif di DPRD Kota Jambi, Faruk: Ini Hanya Pemberitahuan Saja
Pandangan Umum Fraksi Demokrat DPRD Provinsi Sebut Jambi Darurat Narkoba
Terjaring Razia di Warnet Saat Jam Sekolah, Puluhan Pelajar Disuruh Push Up
Uji Kelayakan Camat, Fasha: Istri Berpengaruh, Kurang Gaul Tidak Direkomendasikan
Semarak PKD 2026 Merangin : Menjemput Tuah, Merawat Marwah Adat di Taman Mini Melayu Jambi

