SAH Minta Workshop Destinasi Wisata Bisa Fasilitasi Keterlibatan Masyarakat



Rabu, 22 Agustus 2018 - 04:45:59 WIB



SAH foto bersama usai workshop
SAH foto bersama usai workshop

JAMBERITA.COM- Pengembangan destinasi baru di Provinsi Jambi akan berjalan efektif jika pemerintah mampu memfasilitasi keterlibatan masyarakat secara aktif.

Pandangan ini disampaikan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika memberi pengarahan acara Workshop Pengembangan Destinasi Wisata Wilayah Barat Indonesia, di Hotel Abadi Suite (19/8/2018) kemarin.

Partisipasi masyarakat ini menurutnya penting dalam rangka menumbuhkan jiwa kewirausahaan wisata masyarakat di Provinsi Jambi. "Karena tanpa adanya keterlibatan masyarakat destinasi wisata baru akan menimbulkan ketimpangan sosial ekonomi masyarakat, dan ini tentu menjadi anomali dari tujuan pembangunan wisata yaitu sebagai penggerak ekonomi di tingkat lokal," jelasnya di hadapan ratusan pelaku wisata di Jambi.

"Bentuk partisipasi masyarakat dalam pengembangan destinasi wisata salah satunya dalam menumbuhkan kembangkan iklim sadar wisata maupun sapta pesona di lingkungan mereka."

Selain partisipasi masyarakat, Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut mengingatkan peran pemerintah daerah dalam pengembangan destinasi wisata. Menurutnya perhatian program dan anggaran dari pemerintah pusat sangat tergantung dari apa yang mereka perbuat di daerah.

"Potensi wisata banyak daerah yang punya, lalu yang menjadi pembeda dari daerah adalah program yang ditawarkan pemerintah daerah sendiri, minimal ada pondasi untuk membangun awal, promosi secara mandiri, baru kemudian pusat tinggal mengembangkan secara lebih komprehensif,” jelasnya. 

Alur pembangunan ini bisa dicermati dari berbagai daerah wisata di tanah air seperti Sulawesi Utara dengan Bunaken-nya tahun 80 an, sebelum pemerintah melakukan pembangunan besar - besaran di sana, pemerintah daerah telah mengalokasikan dana daerah yang besar bagi infrastruktur dan promosi.

Sehingga menurut SAH dua kata kunci pengembangan destinasi wisata baru itu sebenarnya ada pada keterlibatan masyarakat dan sikap pro aktif pemerintah daerah, dari sinilah baru pemerintah pusat melakukan prioritas terhadap destinasi yang mereka punya.(*/sm)

 

 



Artikel Rekomendasi