JAMBERITA.COM- Anggota DPR dari dapil provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengakhiri rangkaian kegiatan kunjungan kerja masa reses di dapil dengan menghadiri kegiatan dialog pendidikan, dibeberapa desa Kecamatan Mestong, Bahar Induk dan Jaluko Kabupaten Muaro Jambi, Kamis (9/8/2018).
Dimana Kegiatan dialog pendidikan sudah menjadi tradisi setiap pimpinan Komisi X DPR RI itu melakukan reses ke daerah pemilihan. Dimana acara ini sebagai perwujudan rasa terima kasih SAH kepada atas dukungan dan kerjasama selama ini. "Kunjungan tanpa dialog kurang afdol, karena kita sadar masyarakat banyak yang ingin disampaikan, baik itu program maupun usulan lainnya, apalagi dalam bidang pendidikan banyak sekali aspirasi yang harus kita bicarakan,” ungkap SAH menjelaskan alasan dialog pendidikan yang Ia lakukan.
Di bidang pendidikan Provinsi Jambi telah menerima berbagai bantuan APBN, baik yang ditujukan untuk sekolah, maupun beasiswa untuk ratusan ribu pelajar SD, SMP dan SMU, dan ini tentu merupakan bentuk perjuangan saya selama di DPR ujar SAH dihadapan masyarakat. Selain itu di bidang pertanian SAH juga telah memperjuangkan alat mesin (alsintan) pertanian bantuan Pemerintah Pusat, diantaranya traktor roda 4 dan mesin panen besar. Para petani di Jambi, telah berhasil mengambil manfaat penggunaan alsintan bantuan tersebut dalam mempersingkat waktu pengolahan tanah, frekuensi panen meningkat dan produktivitas hasil turut meningkat”, papar SAH menambahkan sambutannya pada kegiatan ini.
Bantuan alsintan pada petani, lanjutnya, telah terbukti meningkatkan efektivitas kerja petani dan penghasilan petani juga meningkat. “Dengan demikian kesejahteraan petani juga otomatis meningkat,” ujar Anggota Komisi X dari Fraksi Gerindra ini.
SAH menyaksikan antusiasme petani setelah menggunakan alsintan bantuan pusat. Dalam kesempatan ini ninik mamak meminta agar anggaran sektor pertanian lebih ditingkatkan dimasa yang akan datang.
Dalam rangkaian kunjungan reses di dapil ini, SAH mendapati banyak hal yang perlu dibenahi, misalnya perbaikan irigasi primer, sekunder, tersier dan jitut-jides. ”Masyarakat juga mengharapkan agar distribusi pupuk diperbaiki agar bisa diterima petani tepat waktu dan kuantitas yang cukup,” pungkasnya.(*/sm)
Wujudkan Personil Berkualitas, Pemkot Tingkatkan Kompetensi Satpol PP
Fachrori Raih Penghargaan Pembina K3 Dari Kementerian Ketenagakerjaan
Turun Reses, SAH Ingatkan Pentingnya Pancasila Dalam Pendidikan Bangsa
KPK Warning Pemprov Jambi : Soroti Ruang Diskresi dan Kerawanan Korupsi Izin AMDAL

