JAMBERITA.COM - Kasus kekerasan terhadap anak akhir akhir ini mencuat. Teranyar, seorang ayah di Tebo menggorok bayinya dan kasus inses di Batanghari yang sudah sampai ke nasional.
Tentu saja persoalan ini harus menjadi perhatian pemerintah agar edukasi ke masyarakat ditingkatkan. Sayangnya, Kepala Bidang (Kabid) Kesejahteraan dan Perlindungan Anak Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (P3AP2) Provinsi Jambi terkesan menghindar.
Pasalnya, saat dikonfirmasi baik melalui telepon ataupun via pesan WhatsApp oknum Kepala Bidang Kesejahteraan Anak Engan menjawab. Bahkan, saat ditemui wartawan jamberita.com, dua oknum didalam sana mengatakan tidak ada orangnya.
"Iya lagi diluar, besok Senin saja," ungkap salah satu pegawai didalam sana kepada awak media yang hendak mengkonfirmasi terkait tindakan preventif bidang kesejahteraan anak, Kamis (26/7/2018).
Sementara itu berdasarkan pantauan di lokasi mobil dinasnya masih ada di parkiran. Bahkan, salah seorang sumber kami di dalam menyebutkan ada di ruangannya.
"Ada orangnya, ciri-ciri tadi pakaian berwarna macam silver ke abu-abuan gitu?" ungkap sumber yang tidak bisa disebut namanya.(afm)
Sidang Dilanjutkan Selasa Depan, Ini Informasi dari Sidang PHP Pilkada Kerinci di MK
Beranda Perempuan Gelar Aksi di Depan Kejati Gara-gara Vonis Ini
Kapolda Beri Penghargaan ke Anggota Satlantas Tanjabtim yang Bantu Warga Bawa Jenazah
Singgung Kurs Dollar yang Sentuh Rp14.600, Prabowo: Itu Artinya Tambah Miskin
Kuliah Umum di Hadapan Mahasiswa, Prabowo: Pertanian Adalah Masalah Vital Bangsa
Jambi Memasuki Transisi Kemarau, Agustus Hingga Oktober 2026 Diperkirakan Menjadi Risiko Tinggi

