SAH Minta Jangan Ada Plonco dan Bully Di Minggu Pertama Sekolah



Selasa, 17 Juli 2018 - 06:42:03 WIB



SAH dalam kegiatan di sekolah
SAH dalam kegiatan di sekolah

JAMBERITA.COM- Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan Sutan Adil Hendra (SAH) meminta jangan ada praktek perploncoan dan bully di Minggu pertama sekolah.

Permintaan ini ia sampaikan dalam menyambut tahun ajaran baru (16/7) kemarin di Jambi. Menurutnya meski kegiatan Masa Orientasi Siswa (MOS) tergolong kegiatan yang positif, namun tak  jarang pada prakteknya sering dijadikan ajang perploncoan dari siswa - siswi yang lebih senior.

"Saya memandang kegiatan MOS sebagai kegiatan yang positif, karena bisa memberi siswa baru pengenalan lingkungan secara lebih baik, namun jika tidak diawasi masa perkenalan ini justru menjadi ajang perploncoan atau praktek bullying terhadap siswa atau murid baru,”  tegasnya. 

Untuk mengantisipasi ini, SAH mengingatkan Dinas Pendidikan di daerah lebih ketat untuk mengawasi kegiatan masa orientasi di sekolah, tetap perlu pendampingan, perlu kreasi yang memungkinkan interaksi positif antara murid senior dan juniornya.

Permintaan pengawasan ini sesungguhnya tidaklah berlebihan jika mengingat beberapa praktek kekerasan yang terjadi selama masa orientasi beberapa tahun silam di beberapa sekolah. Dimana waktu itu sempat terjadi pemukulan, kekerasan dan keributan di sekolah, akibat kegiatan MOS yang tidak terkontrol.

Sehingga pernyataan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI ini sesungguhnya merupakan peringatan bagi semua pihak untuk lebih saling menjaga hakikat masa orientasi sekolah sebagai sarana pembelajaran yang edukatif berbasis lingkungan, bukan justru menjadi ajang kekerasan yang tidak mencerminkan nilai dan semangat pendidikan.(*/sm)

 

 



Artikel Rekomendasi