Sentil CB yang Minta Pertimbangan, Hakim: Bukan Terdakwa Anda Mau Diadili Sekarang



Kamis, 20 September 2018 | 15:49:27 WIB



Suasana sidang
Suasana sidang

JAMBERITA.COM - Ada kejadian lucu saat Cornelis Buston, Ketua DPRD saat memberikan keterangan di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat.

Terutama saat Cornelis memberikan bantahan soal   aliran uang ketok palu pengesahan RAPBD 2017 dan 2018.

Hakim Ketua menanyakan ke Cornelis terkait beberapa kali pertemuan Pimpinan DPRD Provinsi Jambi dengan Tim TAPD Provinsi di ruang kerjanya, membahas pembagian uang pelicin untuk pengesahan RAPBD Provinsi Jambi itu.

Menjawab pertanyaan Hakim, Cornelis mengklaim jika ia selalu berupaya untuk mencegah agar anggota dewan tidak memaksakan kehendak agar mendapatkan uang ketok palu.

"Apalagi waktu itu saya mendapat telepon dari Pak Gubernur Zola, jika beliau mendapat informasi akan ada operasi tangkap tangan. Pak Zola saat itu menyampaikan rasa takutnya. Saya juga menjawab jika saya takut," kata Cornelis di persidangan.

Soal pertemuan di ruang kerjanya, Cornelis membantah jika itu bukan idenya.

"Yang sering berinisiatif mengadakan pertemuan di ruang kerja saya adalah Almarhum Pak Zoerman Manap, bukan dari saya," kata Cornelis.

Ia juga mengatakan jika dirinya tidak berani dan tidak enak membantah keinginan Almarhum Zoerman saat itu.

"Beliau (Almarhum Zoerman) itu sudah seperti orang tua saya, senior saya. Jadi tak berani membantah," kata Cornelis.

"Untuk itu yang mulia, saya minta pertimbangannya, karena bukan saya yang berinisiatif melakukan pertemuan untuk membahas uang ketok palu," kata Cornelis kepada Majelis Hakim.

Mendengar pernyataan Cornelis, Hakim langsung mengatakan jika ia belum terdakwa, jadi belum saatnya meminta pertimbangan.

"Yang meminta pertimbangan itu terdakwa, apa anda minta diadili sekarang, kalau mau bisa kita lakukan," kata Hakim ke Cornelis.

"Siap, maaf yang mulia," kata Cornelis menyahut perkataan Hakim. (*/sm)






loading...