JAMBERITA.COM - Memiliki ijazah dan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) tinggi ternyata belum cukup untuk menjamin kesuksesan lulusan perguruan tinggi dalam menghadapi dunia kerja. Ada lima bekal penting yang harus dipersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tengah perubahan kebutuhan industri dan ketatnya persaingan lapangan pekerjaan.
Pesan tersebut disampaikan Analis Kepegawaian Ahli Muda LLDIKTI Wilayah X, Taufik, S.Sos., dalam Wisuda ke-V Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi di Gedung Abadi Convention Centre (ACC), Kota Jambi, Sabtu (24/10/2026).
Di hadapan para wisudawan, Taufik mengingatkan bahwa tantangan lulusan perguruan tinggi saat ini semakin kompleks. Perusahaan tidak lagi hanya melihat ijazah dan nilai akademik, tetapi juga mempertimbangkan kompetensi, pengalaman, kemampuan beradaptasi, serta karakter profesional calon tenaga kerja.
Menurutnya, salah satu tantangan terbesar adalah persaingan kerja yang semakin ketat. Jumlah pencari kerja dengan latar belakang pendidikan tinggi terus bersaing untuk mendapatkan lapangan pekerjaan yang tersedia.
Selain itu, terdapat kesenjangan antara kompetensi lulusan dengan kebutuhan industri. Ilmu yang diperoleh selama kuliah belum tentu sepenuhnya sesuai dengan keterampilan yang dibutuhkan perusahaan.
"Adik-adik wisudawan harus terus meningkatkan kompetensi. Tidak cukup hanya dengan ijazah dan IPK yang tinggi, tetapi juga harus memiliki kemampuan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja saat ini," pesannya.
Taufik kemudian menekankan lima hal yang perlu menjadi perhatian para lulusan perguruan tinggi. Pertama, Kuasai Teknologi Digital dan Kecerdasan Buatan.
"Lulusan harus mampu mengikuti perkembangan teknologi. Kemampuan komunikasi, analisis data, penguasaan teknologi digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) menjadi keterampilan yang semakin dibutuhkan dalam dunia kerja," ujarnya.
Kemudian menurut Taufik, pengalaman menjadi salah satu tantangan bagi lulusan baru. Banyak pencari kerja belum memiliki pengalaman magang, portofolio proyek nyata, maupun jejaring profesional.
"Karena itu, mahasiswa perlu memanfaatkan kesempatan magang, mengikuti pelatihan, serta membangun pengalaman sebelum memasuki dunia kerja," tegasnya.
Ketiga, Taufik juga mendorong para lulusan agar berani menjadi wirausaha. Menurutnya, lulusan perguruan tinggi tidak harus selalu bergantung pada lowongan pekerjaan yang tersedia.
"Jadilah entrepreneur atau wirausaha. Anda tidak perlu lagi mencari-cari kerja, tetapi Anda yang membuka lapangan pekerjaan. Itulah harapan pemerintah sekarang," tegasnya.
Keempat, memperluas jaringan atau networking juga menjadi modal penting. Lulusan didorong membangun relasi secara nasional untuk membuka peluang kerja, kolaborasi, serta pengembangan karier.
"Kelima, selain kemampuan akademik dan teknis, lulusan harus memiliki komunikasi yang baik, tanggung jawab, integritas, kedisiplinan, serta kemampuan bekerja sama," jelasnya.
Karakter profesional menjadi salah satu faktor penting agar lulusan mampu bertahan dan berkembang di lingkungan kerja yang kompetitif.
Di akhir sambutannya, Taufik menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh wisudawan UBR Jambi yang telah berhasil menyelesaikan pendidikan.
Ia berharap ilmu, pengalaman, dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan dapat menjadi bekal untuk berkarya dan mengabdi kepada masyarakat.
"Kami yakin saudara semua akan menjadi bagian dari solusi atas berbagai tantangan dan permasalahan yang dihadapi bangsa serta mampu memberikan kontribusi baik bagi masyarakat, daerah, dan negara," ujarnya.
Pesan LLDIKTI Wilayah X tersebut menjadi pengingat bahwa keberhasilan seorang sarjana tidak hanya diukur dari angka IPK atau gelar yang disandang.
Lebih dari itu, kemampuan menerapkan ilmu, menciptakan peluang, beradaptasi dengan teknologi, serta memberikan manfaat bagi masyarakat menjadi pembuktian sesungguhnya setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.(afm)
Dua Mobil Hybrid hingga Emas 100 Gram Disita Kejati Jambi, Kasus DPRD Merangin Makin Panas!
Wisudawan UBR Jambi Wajib Tahu! 5 Kemampuan Ini Dicari Dunia Kerja, Bukan Sekadar IPK
Safari Subuh di Masjid Riyadul Jannah : Al Haris Ingatkan Bahaya Hoaks, Geng Motor & Narkoba
Safari Subuh di Masjid Riyadul Jannah : Al Haris Ingatkan Bahaya Hoaks, Geng Motor & Narkoba


