Tim PPM UNJA Tingkatkan Kompetensi Guru Era Digital



Jumat, 09 Oktober 2026 - 14:52:13 WIB



Foto : Tim PPM UNJA Latih Guru, 14 Agustus 2026.
Foto : Tim PPM UNJA Latih Guru, 14 Agustus 2026.

JAMBERITA.COM - Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PPM) Universitas Jambi (UNJA) menggelar rangkaian pelatihan bagi kepala sekolah dan guru Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Iman Mendahara Ilir, Jumat (14/8/2026). Kegiatan berlangsung di Aula MI Nurul Iman Mendahara, Kelurahan Mendahara, Kecamatan Mendahara, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.

Rangkaian kegiatan ini dilaksanakan melalui empat program pengabdian yang berfokus pada peningkatan kompetensi pendidik di era digital. Program tersebut meliputi pelatihan Digital Leadership yang diketuai oleh Dr. Robi Hendra, M.Pd.; penguatan literasi digital melalui pemanfaatan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) dalam perencanaan pembelajaran yang diketuai oleh Muhammad Fauzan, M.Pd.; pelatihan penerapan pembelajaran bermakna (meaningful learning) yang diketuai oleh Dian Arisandy Eka Putra Sembiring, M.Pd.; serta pengembangan Lembar Kerja Mahasiswa (LKM) berbasis outdoor learning berbantuan platform digital yang diketuai oleh Muhammad Yusuf, M.Pd.

Kegiatan ini bermitra dengan Kelompok Kerja Guru (KKG) Nurul Iman yang diketuai oleh Hardiansyah, S.E. Secara umum, rangkaian pelatihan bertujuan meningkatkan kompetensi kepala sekolah dan guru dalam kepemimpinan digital, pemanfaatan AI, serta penerapan metode pembelajaran yang bermakna dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik.

Peserta yang terdiri atas kepala sekolah dan guru MI Nurul Iman Mendahara Ilir mengikuti pemaparan materi, diskusi, serta praktik langsung menggunakan laptop dan berbagai platform digital bersama tim pendamping. Melalui kegiatan ini, peserta memperoleh kesempatan untuk memperluas pemahaman sekaligus meningkatkan keterampilan dalam memanfaatkan teknologi untuk mendukung proses pembelajaran.

Dalam sambutannya, Ketua KKG Nurul Iman, Hardiansyah, S.E., menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan kontribusi tim Universitas Jambi dalam mendukung peningkatan kompetensi guru dan kepala sekolah. Kolaborasi tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi pengembangan kualitas pembelajaran di MI Nurul Iman Mendahara Ilir.

Melalui rangkaian program pengabdian ini, UNJA diharapkan dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan kapasitas pendidik, pemanfaatan teknologi digital, dan pengembangan pembelajaran yang inovatif.

Ketua KKG Nurul Iman, Hardiansyah, S.E., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada Universitas Jambi atas pelaksanaan rangkaian pelatihan tersebut. Menurutnya, materi yang diberikan sesuai dengan kebutuhan guru, mulai dari kepemimpinan digital, pemanfaatan AI, hingga penerapan pembelajaran bermakna bagi siswa.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Universitas Jambi. Rangkaian pelatihan ini menjawab kebutuhan guru-guru kami, mulai dari kepemimpinan digital, pemanfaatan AI, hingga pembelajaran yang bermakna bagi murid. Kami berharap kerja sama ini terus berlanjut dan ilmunya langsung kami terapkan di kelas,” ujarnya.

Pada pelatihan pertama, Dr. Robi Hendra, M.Pd., menyampaikan materi tentang kepemimpinan digital (digital leadership). Pelatihan ini dilatarbelakangi oleh tuntutan bagi madrasah untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi, baik dalam proses pembelajaran maupun pengelolaan lembaga. Oleh karena itu, kepala sekolah dan guru perlu memiliki kemampuan memimpin perubahan, bukan sekadar mengoperasikan perangkat digital.

Peserta memperoleh materi mengenai konsep kepemimpinan digital, pengelolaan informasi madrasah secara digital, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung kolaborasi dan pengambilan keputusan. Diskusi juga dilakukan untuk mengidentifikasi tantangan yang dihadapi madrasah dan merumuskan langkah-langkah sederhana yang dapat diterapkan dalam kegiatan sehari-hari.

Melalui pelatihan ini, kepala sekolah dan guru diharapkan mampu menjadi penggerak perubahan di lingkungan madrasah sehingga MI Nurul Iman Mendahara Ilir dapat berkembang menjadi lembaga pendidikan yang adaptif dan berdaya saing.

Pelatihan berikutnya diketuai oleh Muhammad Fauzan, M.Pd., dengan fokus pada penguatan literasi digital melalui pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam perencanaan pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan membantu guru menyusun perangkat ajar secara lebih efisien tanpa mengabaikan kualitas dan kebutuhan pembelajaran siswa.

Dalam sesi praktik, peserta dipandu menggunakan aplikasi berbasis AI melalui laptop masing-masing. Dengan pendampingan tim, guru mencoba memanfaatkan teknologi tersebut untuk menyusun tujuan pembelajaran, merancang langkah-langkah kegiatan, hingga mengembangkan asesmen sederhana.

Selain keterampilan teknis, peserta juga dibekali pemahaman mengenai penggunaan AI secara bijak dan bertanggung jawab. Guru tetap berperan sebagai pengambil keputusan utama, sehingga setiap hasil yang dihasilkan AI perlu ditelaah dan disesuaikan dengan karakteristik serta kebutuhan siswa di kelas. (silvi)

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi