Dosen UNJA Bawa Isu Sampah Organik ke Asia-Pasifik



Jumat, 09 Oktober 2026 - 14:42:41 WIB



Foto : Dosen UNJA Terpilih Delegasi Zero Waste, 25–30 September 2026
Foto : Dosen UNJA Terpilih Delegasi Zero Waste, 25–30 September 2026

JAMBERITA.COM - Dosen Program Studi Agribisnis Fakultas Pertanian Universitas Jambi (UNJA), Nurul Iqamah Elza, S.E., M.Si., terpilih sebagai fully funded delegate dalam dua kegiatan regional yang membahas pengelolaan sampah organik, zero waste, dan aksi iklim di Jakarta dan Bandung pada September 2026.

Di Bandung, Nurul mengikuti workshop internasional Zero Waste Academy: “Organics Management as Climate Action”. Ia terpilih sebagai peserta dengan pendanaan penuh dari ratusan peserta yang mengikuti rangkaian workshop daring sebelumnya. Nurul juga menjadi satu-satunya peserta berlatar belakang dosen atau akademisi di antara peserta dari delapan negara Asia-Pasifik. Dalam kegiatan ini, program yang diselenggarakan GAIA (Global Alliance for Incinerator Alternatives), Mother Earth Foundation, dan YPBB tersebut turut meraih penghargaan Leadership Spark.

Sebelumnya, pada 23–24 September 2026, Nurul mengikuti 2nd Regional Organics Congress di Jakarta yang diselenggarakan oleh Dietplastik bersama Aliansi Zero Waste Indonesia dan GAIA. Kongres ini membahas pengelolaan sampah organik dan pengurangan emisi metana, termasuk food loss and food waste, pembiayaan iklim, pemanfaatan sampah melalui BioCNG dan Black Soldier Fly (BSF), serta peran pekerja persampahan dalam transisi yang adil. Kegiatan tersebut menghasilkan Jakarta Declaration 2026 yang memuat delapan seruan aksi untuk mempercepat transisi menuju sistem zero waste di kawasan Asia-Pasifik.

Melalui kedua kegiatan tersebut, peserta mempelajari berbagai pendekatan pengelolaan sampah organik, mulai dari pengomposan, biogas, BSF, hingga agroekologi. Peserta juga mempelajari kerangka Classify-Assess-Implement untuk merancang sistem pengelolaan sampah organik yang sesuai dengan kondisi lokal melalui pembelajaran, kunjungan lapangan, dan studi banding.

Keikutsertaan Nurul dalam kegiatan regional ini sejalan dengan bidang keilmuannya, yaitu ekonomi sumber daya dan lingkungan, khususnya ekonomi sirkular. Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh diharapkan dapat diterapkan dalam kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.

“Pengetahuan dan pengalaman yang saya peroleh dari kegiatan ini akan saya bawa kembali ke lingkungan kampus dan masyarakat melalui pelaksanaan Tridharma Perguruan Tinggi. Dalam pendidikan, saya dapat mengintegrasikan isu zero waste, pengelolaan sampah organik, dan aksi iklim ke dalam pembelajaran. Pengetahuan tersebut juga akan saya kembangkan melalui penelitian serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang lebih aplikatif dan sesuai dengan kebutuhan lokal,” ujar Nurul.

Jejaring yang terbangun dengan akademisi, praktisi, dan organisasi masyarakat sipil lintas negara juga membuka peluang kolaborasi bagi Fakultas Pertanian UNJA dalam pengembangan inisiatif zero waste, pertanian berkelanjutan, dan aksi iklim di tingkat lokal.

 Selengkapnya: www.unja.ac.id




Artikel Rekomendasi