JAMBERITA.COM– Menghadapi puncak Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) tahun 2026, Pemerintah Provinsi Jambi memperkuat sinergi bersama perusahaan pemegang Hak Guna Usaha (HGU).
Danrem 042/Gapu Brigjen TNI Nyamin bersama Gubernur Jambi Dr. H. Al Haris, S.Sos., M.H., mengikuti Rapat Koordinasi antara Pemerintah dengan perusahaan pemegang HGU dalam rangka penanggulangan dan penanganan puncak Karhutla tahun 2026 secara virtual melalui Zoom Meeting, di Rumah Dinas Gubernur Jambi, Senin (7/9/2026).
Rakor ini menjadi langkah strategis untuk memperkuat koordinasi, kesiapsiagaan, serta keterlibatan dunia usaha dalam mencegah dan menangani Karhutla, terutama di wilayah yang memiliki potensi kerawanan kebakaran.
Kegiatan turut dihadiri Kalak BPBD Provinsi Jambi, Kadis Kehutanan, Kadis Perkebunan, Kadis Lingkungan Hidup, serta para perwakilan pengusaha pemegang HGU.
Kolaborasi pemerintah, TNI-Polri, dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan menjadi kunci menghadapi puncak Karhutla. Setiap pihak didorong meningkatkan kesiapsiagaan, memperkuat pencegahan, serta bergerak cepat apabila terjadi titik api agar kebakaran tidak meluas dan berdampak terhadap masyarakat maupun lingkungan.
Rakor tersebut sekaligus menegaskan komitmen bersama bahwa penanganan Karhutla harus dilakukan secara terpadu, cepat dan terukur, dengan mengedepankan pencegahan serta tanggung jawab seluruh pihak di wilayah masing-masing.(*)
Raih Nilai 99, Desa Ibru Lulus Penilaian Desa Antikorupsi 2026 Kategori Sangat Baik
BPK RI Mulai Pemeriksaan Kinerja dan Belanja Daerah Pemprov Jambi Tahun 2026, Inspektorat Siap Kawal
Inspektorat : Pemprov Jambi Sudah Tindak Lanjuti 74 Persen Temuan BPK pada LKPD 2025
Kualitas Udara Sangat Tidak Sehat : Wali Kota Jambi Perpanjang PJJ hingga 9 September
Wawako Diza Tegaskan Pemkot Jambi Siap Terapkan Manajemen Talenta ASN
Revitalisasi SDN 213 Diresmikan, Pemkot Jambi Kucurkan Rp17 Miliar untuk 12 Sekolah pada 2026
Pemerintah Dan Pegang HGU Sarukan Langkah Hadapi Puncak Karutla Jambi



