Dorong Kampus Berdampak, UNJA Inisiasi Kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat di Kota Jambi



Sabtu, 05 September 2026 - 21:04:36 WIB



Foto : Rektor UNJA Prof Helmi.
Foto : Rektor UNJA Prof Helmi.

JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) mendorong lahirnya kebijakan Kelurahan Sehat Maslahat di Kelurahan Tahtul Yaman, Kota Jambi, melalui Forum Diskusi Publik Penyusunan Kebijakan yang digelar di Kantor Kecamatan Pelayangan, Rabu (2/9/2026).

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) ID Ath-Thobib Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan (FKIK) UNJA. Dalam acara tersebut, dilakukan pula penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) antara FKIK UNJA dan Pemerintah Kecamatan Pelayangan, serta penyerahan simbolis alokasi dana kelurahan oleh Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, kepada Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha.

Rektor UNJA, Prof. Dr. Helmi, menegaskan bahwa program ini sejalan dengan arah UNJA sebagai "kampus berdampak", di mana penelitian dan pengabdian masyarakat disusun berdasarkan kebutuhan nyata warga setempat.

"Cari dulu, gali dulu kebutuhan masyarakat itu apa. Nanti apakah melalui dinas, camat, lurah atau RT, apa kebutuhannya, supaya betul-betul dirasakan penelitian itu dan pengabdian masyarakat itu," ujar Rektor Helmi di Jambi, Rabu (2/9/2026).

Sementara itu, Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyampaikan bahwa pembangunan kesehatan mencakup perbaikan lingkungan, sanitasi, hingga pola hidup bersih dan sehat. Ia menekankan tiga aspek utama dalam keberlanjutan program ini, yakni kebijakan berbasis data, penguatan pencegahan penyakit, serta kepastian payung hukum.

"Pembangunan kesehatan juga berbicara tentang lingkungan tempat masyarakat tinggal, sanitasi, perilaku hidup bersih dan sehat, ketahanan keluarga, pola asuh anak, gizi, kualitas permukiman, hingga kemampuan masyarakat untuk mencegah penyakit sebelum menjadi masalah," kata Diza.

Dosen Pendamping PPK Ormawa ID Ath-Thobib FKIK UNJA, Dr. Nofrans Eka Saputra, melaporkan bahwa mahasiswa telah menyelesaikan 53 kegiatan selama tiga bulan di Kelurahan Tahtul Yaman. Program tersebut meliputi pemeriksaan kesehatan gratis, pemberdayaan kader posyandu dan remaja, edukasi ASI, sanitasi, hingga pengolahan limbah organik berbasis budidaya maggot (Gemagot) untuk wirausaha sosial.(afm)

Selengkapnya : www.unja.ac.id





Artikel Rekomendasi