Kebocoran Data Mengintai Jasa Keuangan, Kemenkum Jambi Turun Tangan Lewat FOKUS HUKUM



Kamis, 03 September 2026 - 18:39:17 WIB



JAMBERITA.COM - Transformasi digital di sektor jasa keuangan memang menawarkan serba kemudahan, tetapi di balik itu ada bahaya nyata yang mengintai: risiko kebocoran data dan penyalahgunaan informasi pribadi masyarakat!

Merespons ancaman serius tersebut, Kanwil Kemenkum Jambi bergerak cepat. Dipimpin Kadiv P3H, Dina Rasmalita, jajaran Analis Hukum Kanwil mengikuti Forum Diskusi Peningkatan Kapasitas Analis Hukum (FOKUS HUKUM) secara daring, Kamis (3/9/2026).

Diskusi bertajuk “Penguatan Perlindungan Data Pribadi Dalam Transformasi Digital Sektor Jasa Keuangan” ini membongkar fakta-fakta krusial mengenai keamanan data digital masyarakat.

Pertama, tantangan berat Era digital. Dimana layanan keuangan makin canggih, namun celah kebocoran data pribadi mengancam kepercayaan publik jika tak dibentengi sistem yang kuat. Untuk itu, solusi multisektor dipandang perlu.

Pasalnya, perlindungan data pribadi tak bisa cuma mengandalkan teknologi, tapi wajib mengintegrasikan regulasi hukum yang ketat, kelembagaan yang solid, serta kesadaran masyarakat.

Dari itu, Kemenkum Jambi menyiapkan para pakar hukumnya agar mampu merumuskan analisis dan rekomendasi kebijakan yang adaptif untuk membendung kejahatan siber di sektor finansial. Menghadirkan pakar hukum Dr. Brian Amy Prastyo, S.H., M.L.I., LL.M., forum ini ditegaskan oleh Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) sebagai langkah krusial.

Lewat FOKUS HUKUM, Kanwil Kemenkum Jambi berkomitmen memastikan setiap regulasi daerah dan nasional mampu melindungi data pribadi warga dari ancaman erosi digital.(afm)





Artikel Rekomendasi