Mengetuk Pintu Langit Lewat Pintu Tetangga: UBR Jambi Konsisten Tebar Keberkahan di Bulan Ramadhan



Jumat, 27 Februari 2026 - 15:36:58 WIB



Foto : UBR Berbagi.
Foto : UBR Berbagi.

JAMBERITA.COM - Di bawah langit sore yang mulai meredup menuju waktu berbuka, Civitas Akademika Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi kembali turun ke jalan. Bukan untuk melakukan orasi ilmiah, melainkan untuk menjalankan misi kemanusiaan yang menyentuh langsung sanubari warga sekitar kampus.

Untuk kali kedua di bulan suci Ramadhan ini, perguruan tinggi swasta kebanggaan Jambi tersebut melaksanakan aksi "UBR Berbagi". Berbeda dengan bagi-bagi takjil di jalan raya pada umumnya, tim UBR memilih metode door to door—mendatangi satu per satu rumah warga untuk menyerahkan bingkisan berbuka puasa.

Kegiatan ini merupakan pengejawantahan langsung dari visi Rektor UBR Jambi, dr. Filius Chandra, SE., MM., yang senantiasa menekankan program "UBR BERDAMPAK". Baginya, keberadaan sebuah kampus harus dirasakan manfaatnya secara nyata oleh lingkungan terdekatnya.

Humas UBR Jambi, Desry Haryani AS, mengungkapkan bahwa aksi ini adalah bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pada poin Pengabdian Masyarakat.

"Pendidikan bagi UBR bukan hanya soal deretan teori di ruang kelas atau capaian akademik semata. Ini tentang aksi nyata dan kontribusi sosial. Kami ingin menghadirkan kebermanfaatan yang melampaui batas pagar kampus," ujar Desry.

Secara religi, kegiatan ini dimaknai sebagai upaya menyucikan jiwa dan meraih keberkahan Ramadhan dengan berbagi kebahagiaan. Metode door to door dipilih agar terjalin interaksi yang lebih hangat dan personal antara insan akademis dengan masyarakat.

Senyum tulus dari para lansia dan binar mata anak-anak saat menerima bingkisan menjadi pemandangan yang mengharukan. Momen ini bukan sekadar serah terima makanan, melainkan pengikat tali silaturahmi yang mempertegas bahwa UBR dan masyarakat adalah satu kesatuan yang saling mendukung.

Melalui program ini, Universitas Baiturrahim membuktikan bahwa kampus bukan sekadar "menara gading" yang menjulang tinggi, tetapi merupakan rumah yang inklusif, penuh empati, dan peduli pada kesejahteraan sesama.(afm)





Artikel Rekomendasi