Tekan Angka Kematian Jemaah Haji, UNJA Luncurkan Inovasi Buku Kebugaran dan Senam Berbasis Usia



Rabu, 25 Februari 2026 - 00:37:57 WIB



Foto : Rektor UNJA Prof Helmi.
Foto : Rektor UNJA Prof Helmi.

JAMBERITA.COM - Universitas Jambi (UNJA) resmi meluncurkan inovasi riset aplikatif berupa Buku Panduan Kebugaran dan Program Senam Khusus Jemaah Haji dan Umrah, Minggu (16/2/2025). Langkah ini merupakan solusi nyata akademisi untuk menekan angka kematian jemaah asal Jambi yang seringkali dipicu oleh faktor kelelahan ekstrem dan penyakit bawaan.

Kegiatan yang digelar di Graha Singedekane, Pascasarjana UNJA ini dihadiri langsung oleh Rektor UNJA Prof. Helmi, Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, serta pakar kebugaran Prof. Dr. Drs. Sukendro, M.Kes AIFO.

Guru Besar Pendidikan Olahraga dan Kesehatan UNJA, Prof. Sukendro, mengungkapkan bahwa inovasi ini lahir dari keprihatinan atas tingginya angka wafat jemaah haji Indonesia yang mencapai rata-rata 400 orang per tahun. Di Jambi sendiri, musim haji lalu mencatat 12 jemaah wafat di Mekkah, mayoritas lansia di atas 60 tahun.

"Harapannya, dengan adanya pelatihan dan panduan kebugaran ini, jemaah haji asal Jambi tidak ada lagi yang meninggal di Mekkah dan Madinah. Target kita adalah nol kasus (zero death), atau setidaknya mereka dalam kondisi bugar saat menjalankan ibadah," tegasnya melalui web resmi unja.ac.id kampus pinang masak tersebut.

Berbeda dengan olahraga umum, program kebugaran hasil riset UNJA ini memperkenalkan mekanisme Senam Haji-Umrah Berbasis Kelompok Usia, yang terbagi menjadi, Usia Produktif (20–40 tahun), Usia Menengah (41–60 tahun) dan Lansia (61–70 tahun ke atas).

Setiap kelompok memiliki pola latihan dan standar tes kebugaran yang disesuaikan dengan risiko kesehatan masing-masing. Jika calon jemaah belum memenuhi standar kebugaran sebelum keberangkatan, mereka akan diberikan pelatihan khusus hingga mencapai kondisi fisik optimal.

Kakanwil Kemenag Provinsi Jambi, Dr. H. Wahyudi Abdul Wahab, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas karya ilmiah yang aplikatif ini. Menurutnya, buku dan program senam ini adalah panduan praktis yang sangat dibutuhkan jemaah Jambi untuk mempersiapkan fisik sejak dini.

“Kehadiran buku ‘Kebugaran Jasmani Jemaah Haji dan Umrah’ ini merupakan langkah strategis. Dengan memahami standar kebugaran sejak awal, risiko gangguan kesehatan di Tanah Suci dapat diminimalisir,” ujar Dr. Wahyudi.

Rektor UNJA Prof Helmi pun menyambut baik peluncuran ini sebagai bagian dari platform universitas dalam menghadirkan riset yang berdampak langsung pada hajat hidup orang banyak. "Sinergi antara akademisi dan penyelenggara haji diharapkan dapat memastikan jemaah Jambi tidak hanya sehat secara spiritual, tetapi juga tangguh secara fisik saat menghadapi cuaca ekstrem di Arab Saudi," harapnya.(afm)





Artikel Rekomendasi