Sambut Ramadan, Bupati M. Syukur Buka Tradisi 'Mantai Kerbau Basamo' di Merangin



Minggu, 15 Februari 2026 - 21:58:14 WIB



Foto : Prosesi Pemotongan Hewan.
Foto : Prosesi Pemotongan Hewan.

JAMBERITA.COM - Semangat kebersamaan menyelimuti Desa Bukit Perentak, Kecamatan Pangkalan Jambu, saat ratusan warga berkumpul untuk merayakan tradisi leluhur Mantai Megang Adat, Minggu (15/2). Acara yang dikenal dengan sebutan Mantai Kerbau Basamo Datuk Ba Empek Menti Nan Batigo ini dibuka langsung oleh Bupati Merangin, M. Syukur.

Tradisi ini bukan sekadar seremoni pemotongan hewan ternak, melainkan simbol kesiapan spiritual dan sosial masyarakat Merangin dalam menyambut datangnya Bulan Suci Ramadan.

Dalam perayaan tahun ini, tercatat sebanyak 75 ekor kerbau dari berbagai desa di wilayah Pangkalan Jambu dipotong secara serentak. Daging hasil penyembelihan tersebut dibagikan untuk dinikmati bersama sebagai bekal santap sahur pertama keluarga.

Bupati M. Syukur menegaskan bahwa tradisi ini memiliki nilai filosofis yang sangat dalam bagi ketahanan sosial masyarakat."Adat Mantai ini adalah pusaka leluhur. Kita diajarkan hidup rukun dan sepakat, sebagaimana pepatah ‘Bulat air di pembuluh, bulat kata di mufakat’. Ini adalah lambang kekompakan masyarakat kita," ujar Bupati di hadapan ratusan warga dan tokoh adat.

Lebih lanjut, Bupati mengingatkan pentingnya memegang teguh prinsip Adat Bersendi Syarak, Syarak Bersendi Kitabullah. Ia berharap tradisi ini tidak lekang oleh waktu dan terus menjadi fondasi dalam membangun daerah serta menjaga marwah negeri.

Poin-poin penting dalam sambutan Bupati yaity, tradisi harus dijaga agar tidak "lapuk di hujan, tidak lekang di panas" dan penghargaan tinggi kepada Pemerintah Desa dan tokoh adat atas kelancaran acara. Bupati juga menekankan bahwa tradisi ini adalah bentuk syukur kepada Allah atas rezeki yang melimpah.

Kemeriahan acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Merangin, di antaranya: A. Khafidh (Wakil Bupati Merangin), ?Zulhifni (Sekda Merangin), Unsur Forkopimda (Kapolsek dan Danramil setempat), Jajaran Kepala OPD (Kadis PMD, LH, Kesehatan, Pendidikan, PU, Nakbun, serta Dirut PDAM).

Sebagai bentuk penghormatan adat, pemerintah daerah menerima satu ekor kerbau dari masyarakat. Namun, Bupati menegaskan bahwa prioritas utama dari seluruh rangkaian acara ini adalah kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat dalam menyambut bulan puasa.

"Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya saat memotong kerbau saja, tapi terus dijaga selama kita menjalankan ibadah puasa Ramadan nanti," pungkasnya.(afm/rk)





Artikel Rekomendasi