Mahasiswa UBR Ajarkan Lansia Desa Kota Karang Kelola Nyeri Pinggang Secara Mandiri



Minggu, 01 Februari 2026 - 10:55:44 WIB



Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi.
Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi.

JAMBERITA.COM - Masalah nyeri pinggang bawah atau Low Back Pain (LBP) seringkali dianggap sebagai bagian alami dari penuaan yang tidak bisa dihindari. Namun, anggapan ini coba diluruskan oleh para mahasiswa Universitas Baiturrahim (UBR) dalam sebuah aksi nyata di Desa Kota Karang.

Pada Jumat (23/01/2026), bertempat di Gedung Olahraga & Seni, tim pengabdian UBR menggelar kegiatan bertajuk "Edukasi Pencegahan dan Latihan Mandiri Nyeri Pinggang Bawah (LBP) pada Lansia". Kegiatan ini menyasar masyarakat lansia setempat sebagai upaya menjaga kemandirian mereka di usia senja.

Tujuan utama dari kegiatan ini adalah membekali para lansia dengan pengetahuan dan keterampilan praktis berbasis fisioterapi. Nyeri pinggang bawah yang tidak tertangani dengan baik dapat menghambat aktivitas sehari-hari dan menurunkan kualitas hidup.

Melalui edukasi ini, para lansia diajarkan untuk, mengenali faktor penyebab nyeri pinggang dalam aktivitas harian. Mempelajari teknik latihan mandiri yang aman untuk memperkuat otot pinggang. Memahami cara mengelola nyeri tanpa ketergantungan berlebih pada obat-obatan.

Universitas Baiturrahim menegaskan bahwa kegiatan ini adalah bentuk tanggung jawab institusi dalam mendukung terwujudnya desa yang sehat dan mandiri. Pihak universitas berharap agar para lansia di Desa Kota Karang tidak hanya sekadar tahu, tetapi rutin melakukan latihan mandiri untuk mempertahankan mobilitas mereka.

"Kami berharap melalui edukasi ini, para lansia mampu mempertahankan kemandirian dan secara signifikan meningkatkan kualitas hidup mereka melalui kesadaran menjaga kesehatan pinggang," ungkap perwakilan UBR dalam laporannya.

Kehadiran mahasiswa UBR di Gedung Olahraga & Seni disambut hangat oleh para peserta yang antusias mengikuti setiap instruksi gerakan latihan. Dengan bimbingan yang tepat, gerakan-gerakan fisioterapi sederhana ini diharapkan menjadi rutinitas baru bagi warga lansia di Desa Kota Karang.(afm)





Artikel Rekomendasi