Lebih Dekat dengan Hati Masyarakat: KKN UBR Jambi Desa Ramin Padukan Pengabdian Sosial & Spiritual



Minggu, 01 Februari 2026 - 10:48:31 WIB



Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi.
Foto : Mahasiswa KKN UBR Jambi.

JAMBERITA.COM - Pengabdian masyarakat tidak selamanya harus kaku dengan program kerja fisik. Hal inilah yang dibuktikan oleh 15 mahasiswa KKN Tematik Fakultas Ilmu Kesehatan (FIKes) Universitas Baiturrahim (UBR) Jambi di Desa Ramin, Kecamatan Kumpeh Ulu.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Tina Yuli Fatmawati, SKM., M.Kes, para mahasiswa ini menunjukkan bahwa kehadiran yang tulus di tengah kegiatan spiritual warga merupakan bentuk edukasi sosial yang mendalam.

Selain aktif dalam kegiatan gotong royong rutin, seluruh mahasiswa Posko 12 turut hadir dan berpartisipasi langsung dalam peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW sekaligus menyambut bulan suci Ramadhan 1447 H. Kehadiran mereka di tengah momen spiritual ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa mampu beradaptasi dengan nilai-nilai religius dan budaya lokal yang hidup di masyarakat Desa Ramin.

Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi yang hangat. Mahasiswa mengikuti seluruh rangkaian acara, mulai dari pengajian dan doa bersama, larut dalam kekhidmatan bersama warga untuk memperkuat tali persaudaraan.

Persiapan Ramadhan : Berpartisipasi aktif membantu masyarakat dalam persiapan menyambut bulan suci, yang menciptakan hubungan emosional yang erat.

Momen ini menjadi pelajaran berharga bagi para mahasiswa FIKes UBR. Pengabdian sejati diwujudkan melalui kepedulian dan penghormatan terhadap tradisi serta nilai-nilai spiritual yang dijunjung tinggi oleh warga.

"Partisipasi ini menunjukkan bahwa kehadiran mahasiswa bukan hanya sebagai pendatang yang menjalankan tugas akademik, tetapi sebagai bagian dari keluarga besar masyarakat Desa Ramin yang menghormati nilai-nilai setempat," ungkap salah satu anggota tim KKN.

Melalui sinergi antara kegiatan fisik seperti gotong royong dan kegiatan emosional keagamaan, mahasiswa KKN UBR Posko 12 berhasil menciptakan standar baru dalam pengabdian masyarakat: membangun desa tidak hanya melalui infrastruktur, tetapi juga melalui hati dan kebersamaan.(afm)





Artikel Rekomendasi