Hari Ini Tim Gabungan Verifikasi 8.512 Titik Sumur Minyak di Jambi



Jumat, 30 Januari 2026 - 12:48:05 WIB



Foto : Saat Kunjungan Wamen ESDM RI ke  Tangki Pertamina di Tempino Kab Muaro Jambi (31/1/2025) lalu/jmb.
Foto : Saat Kunjungan Wamen ESDM RI ke Tangki Pertamina di Tempino Kab Muaro Jambi (31/1/2025) lalu/jmb.

JAMBERITA.COM - Pemerintah Provinsi Jambi melalui tim gabungan mulai melakukan verifikasi faktual terhadap 8.512 titik sumur minyak yang tersebar di wilayah Provinsi Jambi. Langkah ini merupakan tindak lanjut dari implementasi Peraturan Menteri ESDM Nomor 14 Tahun 2025 guna memacu peningkatan produksi Minyak dan Gas Bumi (Migas) nasional.

Kepala Dinas ESDM Provinsi Jambi, Tandri Adi Negara, menyatakan bahwa dari total 11.809 titik sumur yang terdata, sebanyak 8.512 di antaranya menjadi prioritas verifikasi untuk memastikan validitas data di lapangan.

Tandri menjelaskan bahwa proses verifikasi ini sangat krusial untuk memetakan kondisi riil sumur minyak yang ada, mengingat dinamika di lapangan yang sering berubah. "Kita perlu memastikan kebenarannya. Bisa jadi ada titik sumur yang ganda (sama), atau bahkan sudah ditutup. Itulah gunanya verifikasi ini dilakukan," ujar Tandri kepada jamberita.com, Jum'at (30/1/2025).

Proses pemetaan ini juga bertujuan untuk memastikan aspek legalitas lahan agar tidak terjadi tumpang tindih regulasi. Tandri menegaskan terdapat batasan ketat mengenai lokasi sumur yang dapat dikelola.

"Verifikasi ini memastikan jangan sampai ada sumur yang masuk dalam Wilayah Operasi Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) Pertamina. Selain itu, titik sumur dilarang keras berada di dalam wilayah perkebunan perusahaan maupun kawasan hutan," tegasnya.

Berdasarkan data Dinas ESDM, Kabupaten Batang Hari menjadi wilayah dengan konsentrasi sumur terbanyak. Berikut adalah rincian sebaran titik sumur di tiga kabupaten utama: Batang Hari 9.973 titik, Muaro Jambi 1.335 titik dan Sarolangun 288 titik.

Selain verifikasi, Tandri juga menyoroti peran sektor usaha mikro dalam mendongkrak produksi lokal. Saat ini, sebanyak 1.201 sumur yang dikelola oleh UMKM Batanghari Sinar Energi telah resmi beroperasi.

"Satu UMKM Batanghari Sinar Energi, sudah beroperasi saat pak Wamen kunker ke Jambi waktu lalu, dengan kontrak kerja yang menargetkan produksi sebesar 900 barel per hari. Ini menunjukkan potensi besar jika pengelolaan sumur-sumur ini dilakukan secara terverifikasi dan legal," jelasnya.

Diharapkan dengan tuntasnya verifikasi ini, tata kelola migas di Jambi semakin optimal dan memberikan kontribusi signifikan terhadap lifting minyak nasional sesuai amanat regulasi terbaru.(afm)





Artikel Rekomendasi