Emak-emak Antusias, Mahasiswa KKN UBR Bongkar Rahasia Tangkal Kanker Serviks-Diabetes di Desa Ramin



Kamis, 22 Januari 2026 - 20:14:58 WIB



Foto : Mahasiswa KKN Posko 12 UBR Jambi di Desa Ramin, Kumpeh Ulu, Kab Muaro Jambi.
Foto : Mahasiswa KKN Posko 12 UBR Jambi di Desa Ramin, Kumpeh Ulu, Kab Muaro Jambi.

JAMBERITA.COM - Suasana Kantor Balai Desa Ramin, Kecamatan Kumpeh Ulu, Kab Muaro Jambi mendadak ramai dan penuh semangat Rabu (21/01/2026). Bukan tanpa alasan, 15 mahasiswa Posko 12 KKN Tematik Universitas Baiturrahim (UBR) hadir membawa misi penting yang membuat ibu-ibu anggota PKK dan Ketua RT setempat antusias menyimak hingga akhir.

Apa sebenarnya yang terjadi? Ternyata, para pejuang kesehatan dari UBR ini tengah "menggempur" ketidaktahuan warga mengenai dua penyakit mematikan, yaitu Kanker Serviks dan Diabetes Melitus.

Di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) berpengalaman, Tina Yuli Fatmawati, SKM., M.Kes, edukasi ini tidak berjalan membosankan. Selain membedah cara deteksi dini kanker serviks, mahasiswa juga memberikan kejutan berupa demonstrasi Senam Kaki Diabetes.

"Kami tidak ingin ibu-ibu hanya sekadar tahu. Kami ingin mereka punya skill nyata. Bagi penderita diabetes, senam kaki ini adalah kunci agar terhindar dari komplikasi fatal seperti luka permanen atau amputasi," ungkapnya.

Ketua PKK Desa Ramin yang hadir dalam kegiatan tersebut mengapresiasi langkah nyata mahasiswa UBR Jambi. Pasalnya, pengetahuan praktis seperti ini jarang didapatkan secara mendalam. Diharapkan setelah kegiatan ini, ibu-ibu PKK bisa menjadi agen kesehatan di rumah masing-masing. Waspada sejak dini, paham gejala awal kanker serviks, mandiri dan berkelanjutan.

Menurut Tina, penderita diabetes mampu mempraktikkan senam kaki secara mandiri di rumah tanpa harus menunggu instruksi medis."Dari kegiatan ini, tujuannya adalah meningkatkan kualitas hidup sehat agar Desa Ramin terbebas dari ancaman penyakit kronis," jelasnya. Aksi mahasiswa KKN UBR ini membuktikan bahwa pengabdian masyarakat bukan soal seremoni belaka, tapi soal perubahan nyata bagi kesehatan warga desa.(afm)





Artikel Rekomendasi