Jelang Nataru, PUPR Jambi Kerahkan Alat Berat ke Posko Siaga Bencana di 11 Kab/Kota



Kamis, 04 Desember 2025 - 17:51:14 WIB



Foto : Ist/Jmb.
Foto : Ist/Jmb.

JAMBERITA.COM - Dalam rangka menghadapi potensi bencana hidrometeorologi, terutama tanah longsor dan kerusakan jalan akibat curah hujan tinggi menjelang pergantian tahun 2026, Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Wilayah WDP PUPR Provinsi Jambi telah mengambil langkah kesiapsiagaan darurat.

Kepala UPTD WDP PUPR Jambi, Iwan Rahmadi, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah mengerahkan alat berat ke 11 kabupaten/kota di Provinsi Jambi. Pengerahan ini dilakukan untuk mendukung Posko Siaga Bencana Hidrometeorologi dan Pengamanan Natal serta Tahun Baru (Nataru) 2026.

"Titik Posko dan Fokus Penanganan Posko-posko siaga tersebut tersebar di seluruh wilayah administrasi Provinsi Jambi," katanya, Kamis (4/12/2025).

Posmo tersebut yaitu, di abupaten/Kota: Merangin, Kerinci, Sungai Penuh, Sarolangun, Bungo, Tebo, Batanghari, Muaro Jambi, Tanjabbar (Tanjung Jabung Barat), dan Tanjung Jabung Timur.

Fokus utama dari kesiapsiagaan ini adalah pada penanganan jalan kritis dan antisipasi longsor yang sering terjadi akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi, khususnya di jalur-jalur rawan bencana dan padat lalu lintas menjelang perayaan tahun baru.

"Pengerahan alat berat dan pendirian posko ini bertujuan untuk, reaksi Cepat (Quick Response) dalam memastikan alat berat dan personel siap bergerak cepat ke lokasi jalan yang mengalami kerusakan atau tertimbun longsor, sehingga dapat meminimalisir gangguan arus lalu lintas dan mencegah isolasi wilayah," ungkapnya.

Selain itu, kesiapsiagaan alat berat di lokasi melakukan intervensi segera pada ruas-ruas jalan yang teridentifikasi kritis atau rawan putus akibat genangan atau pergerakan tanah. Dan juga mendukung kelancaran dan keselamatan perjalanan masyarakat selama periode libur Natal dan Tahun Baru 2026," ungkapnya.

Langkah proaktif UPTD WDP PUPR Provinsi Jambi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjamin infrastruktur jalan tetap fungsional dan keselamatan publik terjamin di tengah ancaman bencana hidrometeorologi di akhir tahun.(afm)





Artikel Rekomendasi