DPRD Jambi Desak Kepala OPD Berkompeten Tingkatkan PAD, Nilai Profesinalitas ASN Disorot



Sabtu, 22 November 2025 - 11:28:00 WIB



Foto : Suasana Rapat Banggar DPRD Provinsi Jambi Terkait Pembahasan APBD TA 2026/jmb/cup.
Foto : Suasana Rapat Banggar DPRD Provinsi Jambi Terkait Pembahasan APBD TA 2026/jmb/cup.

JAMBERITA.COM - DPRD Provinsi Jambi secara keras mendorong para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar segera berinovasi dan memanfaatkan potensi yang ada guna meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Dorongan ini disampaikan di tengah kekhawatiran akibat proyeksi penurunan tajam APBD Provinsi Jambi pada tahun 2026.

Wakil Ketua (Waka) DPRD Provinsi Jambi, Ivan Wirata, menekankan bahwa kunci utama untuk menanggulangi penurunan anggaran adalah dengan memastikan profesionalitas ASN di lingkup Pemprov Jambi berada pada level tertinggi, khususnya di 15 OPD yang memiliki potensi pendapatan besar.

"Beberapa hari ini pembahasan (APBD 2026) di Banggar, salah satunya kami menyoroti ada 15 OPD harus bisa meningkatkan nilai profesionalitas. Agar apa, supaya bisa menambah PAD dari potensi masing-masing OPD," katanya kepada jamberita.com.

Menurut Ivan, profesionalitas ASN jadi syarat mutlak peningkatan PAD. Ia menegaskan bahwa kinerja OPD harus diukur secara ketat berdasarkan Indeks Profesionalitas (IP) ASN, yang mencakup empat pilar, Kualifikasi, Kompetensi, Kinerja, dan Kedisiplinan.

DPRD berharap Pemprov Jambi dapat menaikkan nilai IP ASN dari kategori "Sedang" menjadi "Tinggi" atau "Sangat Tinggi". Menurutnya, hanya dengan ASN yang profesional, OPD dapat menggali sumber-sumber PAD baru secara optimal.

"Kita ingin Jambi, nilainya di atas Sedang, itu Sangat Tinggi atau Tinggi. Artinya kualifikasi seluruh OPD pengennya profesional," jelas Ivan, seraya berharap pejabat Eselon II harus diukur berdasarkan indeks tersebut.

DPRD menyoroti beberapa OPD yang dinilai memiliki peluang besar untuk mendongkrak PAD, dan menuntut adanya inovasi konkret dari pimpinan OPD tersebut. OPD yang disorot antara lain: ?Dinas Ketahanan Pangan dan Hortikultura (terutama unit pelaksana teknis daerah/UPTD). Dinkes (melalui pengelolaan Rumah Sakit yang sudah berstatus Badan Layanan Umum Daerah/BLUD). Dinas PUPR. Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAPD).

Kemudian beberapa OPD lainnya yang mempunyai potensi dalam menambah pendapatan."Sifatnya kita hanya rekomendasi dari indikator kinerjanya, dan Kepala Daerah juga harus tegas terkait kinerja Kepala OPD ini," pungkas Ivan, menegaskan bahwa rekomendasi ini harus diikuti dengan ketegasan pimpinan tertinggi Pemprov Jambi.

Intinya, DPRD Jambi meminta seluruh Kepala OPD yang berkompeten untuk segera menerjemahkan nilai profesionalitas ASN menjadi sumber pendapatan daerah, agar pelemahan APBD 2026 dapat diatasi.(afm)





Artikel Rekomendasi