JAMBERITA.COM - Panitia Khusus (Pansus) I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jambi menegaskan kembali komitmennya untuk mengawal proses percepatan implementasi Partisipasi Interes (PI) 10% dalam pengelolaan migas di Wilayah Kerja (WK) Jabung.
Proses ini didorong penuh sebagai salah satu upaya strategis peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk membiayai pembangunan di Jambi.
Ketua Pansus I, Abun Yani, menyatakan bahwa Pansus secara intensif mengawal setiap tahapan proses dan mendorong agar realisasi PI 10% ini dapat segera terwujud. “Pansus 1 tetap berkomitmen untuk mengawal proses percepatan participating interest. Kita selalu mengawal tahapan demi tahapan itu dan kita mendorong agar realisasi PI ini segera terealisasi,” kata politisi Gerindra tersebut, Kamis (20/11/2025).
Abun menegaskan, bahwa saat ini, proses Open Data Room sedang berlangsung sebagai tahapan krusial dalam realisasi PI 10%. Dimana Pansus I sebelumnya diundang oleh PT PetroChina International Companies in Indonesia (melalui BUMD Provinsi Jambi) untuk kesepakatan dimulainya Open Data Room tersebut.
Dalam kesempatan tersebut, Pansus I mengingatkan pihak-pihak terkait agar proses berikutnya juga segera diselesaikan untuk memastikan target realisasi PI tercapai. Abun Yani juga menjelaskan bahwa dorongan kuat Pansus untuk merealisasikan PI 10% ini didasarkan pada kebutuhan mendesak akan anggaran pembangunan daerah.
“Kenapa Pansus selalu mendorong agar PI ini terealisasi. Karena untuk saat ini kita butuh anggaran yang tidak sedikit untuk membangun daerah kita. Anggaran kita semuanya sudah berkurang yang sangat besar sehingga kita di daerah ini diminta untuk menggali inovasi-inovasi lainnya sehingga dapat meningkatkan PAD kita,” jelasnya.
Pansus I juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada BUMD Provinsi Jambi yang telah bekerja keras mewujudkan Open Data Room, serta kepada PetroChina atas sikap proaktifnya. Apresiasi khusus juga disampaikan kepada Gubernur Jambi dan jajaran tim percepatan PI atas kepemimpinan dan upaya yang telah dilakukan.
Target Pengawalan ke Kontraktor K3S Lain Komitmen pengawalan Pansus I tidak berhenti pada WK Jabung yang dioperatori PetroChina. Abun Yani menegaskan bahwa Pansus akan memperluas fokus pengawalan PI 10% ke Kontraktor Kontrak Kerja Sama (K3S) lainnya di Jambi.
“Bukan saja kepada PetroChina, kita juga akan mendorong ke K3S lainnya seperti PT Jestone. Dalam waktu dekat ini juga akan kita upayakan ada tahapan demi tahapan Open Data Room akan juga terealisasi,” terangnya.
Selain itu, Pansus I dan tim percepatan PI juga berencana untuk mengejar blok-blok wilayah kerja migas lainnya yang ada di Provinsi Jambi.“Jadi mudah-mudahan apa yang kita nantikan selama ini untuk masyarakat Jambi berbuah manis hasilnya dan dapat membantu pembangunan Jambi akan berkeadilan dengan adanya relaksasi dari PI ini,” tegasnya.
Abun berharap realisasi PI 10% dapat membawa manfaat besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Jambi.(afm)
Tak Henti Berinovasi! Rektor UBR Jambi Gandeng STIE Alam Kerinci Perkuat SDM
Duka di Balik Wafatnya Dokter Magang di Jambi : Menkes Janji Tak Boleh Ada Lagi Nyawa yang Gugur
Penilaian Kompetensi Pejabat Manajerial Kanwil Kemenkum Jambi Selesai
HKTI Jambi! SAH Ungkap Keyakinan KDKMP akan Jadi Motor Ekonomi Baru
HKTI Jambi, SAH Nyatakan Dukungan Penuh terhadap Program Hilirisasi Presiden Prabowo


Duka di Balik Wafatnya Dokter Magang di Jambi : Menkes Janji Tak Boleh Ada Lagi Nyawa yang Gugur

