JAMBERITA.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI Abdul Mu'ti resmi melantik 6 pejabat manajerial jabatan pimpinan tinggi pratama, 27 orang administrator dan 27 pejabat pengawas, Kamis (11/9/2025). Dalam momen tersebut Ia menekankan, pentingnya kesederhanaan.
Menteri Mu’ti menyampaikan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik. Ia menegaskan bahwa jabatan yang diemban adalah amanah besar yang harus dipertanggungjawabkan tidak hanya secara administrasi, tetapi juga secara moral, sosial, dan spiritual kepada masyarakat serta kepada Tuhan Yang Maha Esa.
“Selamat dan semoga momentum pelantikan ini menjadi tonggak baru untuk bekerja lebih baik, memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dan mewujudkan visi besar Kemendikdasmen,” ujarnya, di Plaza Insan Berprestasi, Komplek Kemendikdasmen Kamis (11/9/2025).
Selain itu, Ia menuturkan bahwa perubahan nama dari Balai Guru Penggerak menjadi Balai Guru dan Tenaga Kependidikan yang telah dilakukan pada awal tahun 2025, sebagai upaya untuk menerjemahkan Astacita Presiden Prabowo dalam melaksanakan visi dan misi Kemendikdasmen.
Presiden menegaskan pentingnya memberikan pelayanan kepada guru, tenaga kependidikan, administrator, dan pustakawan, karena termasuk bagian dari insan pendidikan yang berkontribusi penting dalam mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua.
"Perubahan nama bukan hanya sekadar mengganti nama atau asal yang berbeda, tetapi salah satu upaya kita bersama-sama untuk memberikan layanan pendidikan sesuai dinamika yang terjadi dalam masyarakat,” terangnya.
Mu’ti juga menekankan pentingnya hidup sederhana sebagai wujud kepekaan terhadap kondisi masyarakat serta sebagai cerminan keteladanan aparatur negara. Ia mengingatkan agar para pejabat senantiasa hadir dekat dengan masyarakat, menjadi “elit yang tidak elitis”, serta mengedepankan pelayanan publik yang memudahkan, bukan mempersulit.
Mu’ti berharap pelantikan tersebut semakin memperkuat semangat pengabdian seluruh pejabat di lingkungan Kemendikdasmen. “Mari kita bersama-sama menjadikan kementerian ini sebagai teladan, tidak hanya dalam dunia pendidikan, tetapi juga dalam budaya pelayanan publik yang ramah, sederhana, dan berintegritas,” pungkasnya.(afm)
Kejagung Setujui Mekanisme Keadilan Restoratif Satu Perkara dari Kejati Jambi
Satu-satunya di Jambi: UBR Gandeng Kementerian Cetak Sarjana PMI Bergaji Puluhan Juta
UNJA Terapkan WFH Tiap Jumat, Prof. Helmi: Hemat Energi Tanpa Toleransi Penurunan Kinerja
Prabowo Lantik 4 Menteri dan 1 Wamen, Purbaya Gantikan Sri Mulyani
UMSU "live streaming" Gerhana Bulan Total Kolaborasi Empat Negara
Menteri PKP: KUR Perumahan Berpihak Pada Pengusaha Mikro-Kecil




